Jadi Cawapres Prabowo, Intip Kemajuan Kota Solo Saat Dipimpin Gibran, Banjir Pujian dan Diguyur Banyak Proyek?

inNalar.com – Gibran Rakabuming Raka resmi diusung mendampingi Prabowo Subianto sebagai bakal cawapres di Pilpres 2024.

Gibran saat ini sendiri menjabat sebagai Wali Kota Solo yang disebut-sebut banjir pujian dan diguyur banyak proyek besar.

Semenjak dipimpin Gibran, kota ini disebut memiliki banyak kemajuan.

Baca Juga: Memilukan! Seorang Jurnalis Gaza Tewas Usai Coba Lindungi Istri dan Putrinya dari Serangan Udara Israel di…

Tentu hal tersebut menjadi bukti bahwa sosok putra pertama dari Presiden RI ini memang mampu untuk memimpin kotanya.

Lantas, seperti apa pujian yang didapat dan apa saja proyek yang dikerjakan Gibran di Kota Solo?

Gibran Mendapat Banyak Pujian dari Sejumlah Mantan Pejabat

Melansir dari Antara, sejumlah mantan pejabat telah memuji Gibran saat memimpin Kota Solo atau Surakarta.

Baca Juga: Keruk APBN Rp4,28 T, Presiden Jokowi Segera Lakukan ‘Groundbreaking’ Bandara VVIP di IKN dalam Waktu Dekat

Pujian tersebut disampaikan ketika menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-77 Pemkot Surakarta.

Salah satu yang memberikan pujian pada Gibran yakni Mantan Wali Kota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini Solo bukan hanya dapat menjadi tempat singgah saja.

Baca Juga: Investasi 50 Juta Dolar AS, Pabrik Bahan Peledak di Kaltim Serap Tenaga Kerja Lokal 70 Persen, Lokasinya…

Akan tetapi, juga bisa menjadi tujuan pariwisata bagi banyak orang. Pasalnya, ada banyak tempat yang bisa dikunjungi.

Seperti adanya Solo Safari, bangunan masjid, dan lainnya sehingga menjadikan Kota Solo semakin besar dan terlihat kemajuannya.

Rudiyatmo juga menegaskan bahwa Kota Solo sekarang ini jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Berbagai Proyek yang Memajukan Kota Solo Saat Dipimpin Gibran

Sekarang ini pembangunan infrastruktur di Kota solo terbilang cukup masif. Tidak heran jika hal tersebut turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada daerah ini.

Pembangunan berbagai infrastruktur tersebut berasal dari dana BUMN dan APBN Pemerintah Pusat.

Lantas, apa saja proyek yang dibangun di Kota Solo? Simak selengkapnya berikut ini:

1. Rusun Putri Cempo

Merupakan infrastruktur yang dibangun bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan memerlukan hunian di Kota Solo.

Proyek ini dibangun pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR kemudian dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perumahan.

Adapun total anggaran yang dihabiskan mencapai Rp17 miliar.

2. PLTSa Putri Cempo

Melansir dari Kementerian PUPR, PLTSa atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo adalah proyek pengolahan sampah memakai teknologi modern.

Sampah-sampah yang terkumpul tersebut nantinya akan diubah menjadi energi listrik.

Adapun kapasitas pengelolaannya mencapai 540 ton per hari kemudian dikonversi menjadi listrik dengan output mencapai 5 MW lalu dijual kepada PLN.

3. Penataan Ulang Jalan Ngarsopuro-Gatot Subroto

Daftar proyek lainnya yakni penataan ulang pada koridor Jalan Ngarsopuro-Gatot Subroto.

Penataan ini bahkan sudah dimulai sejak tahun 2022 lalu secara besar-besaran melalui Kementerian PUPR.

Adapun anggaran dana yang digelontorkan menyentuh angka Rp31,6 miliar.

4. Rel Layang di Simpang Tujuh Joglo

Rel layang yang dibangun di Simpang Tujuh Joglo, Kota Solo termasuk sebagai rel layang terpanjang di tanah air.

Adapun pembangunannya ditujukan untuk mengatasi kemacetan perlintasan di kawasan tersebut.

Melansir dari laman Pemkot Surakarta, pengerjaan proyek ini sudah dilakukan sejak awal 2023 lalu.

Yakni memakai bahan konstruksi baja lengkung sehingga bisa menjadi ikon bagi kota ini.

Biaya investasinya sendiri mencapai Rp920 miliar melalui anggaran APBN.

5. Revitalisasi Pasar Jongke dan Pasar Mebel Gilingan

Pasar Jongke termasuk pasar tradisional yang menjadi tujuan pembangunan selanjutnya.

Gibran telah melakukan revitalisasi pasar ini dengan anggaran mencapai Rp135 miliar.

Selain itu, ia juga melakukan proyek pembangunan di Pasar Mebel Gilingan.

Adapun nilai revitalisasinya mencapai Rp50,8 miliar dari Kementerian Perindustrian.

6. Revitalisasi Taman Balekambang

Proyek besar lainnya yakni revitalisasi Taman Balekambang dengan sumber dana melalui APBN.

Besaran anggaran yang diperlukan sendiri mencapai Rp154 miliar.

Awalnya, taman ini hanya memiliki luas sekitar 9,8 hektare kemudian bertambah menjadi 12,5 hektare.

Selain beberapa proyek di atas, Gibran sebagai Wali Kota Solo juga masih mengantongi berbagai pembangunan lainnya.

Seperti revitalisasi Keraton Kasunanan, revitalisasi Lokananta, renovasi Pura Mangkunegaran, dan sebagainya.***

 

Rekomendasi