

inNalar.com – Sosok Bupati Solok Selatan asli Sumatera Barat ini tidak banyak sorotan negatif mengenai dirinya.
Bahkan, Bupati Solok Selatan bernama Khairunas ini dinobatkan jadi Best Leader of the Year tahun 2023 teruntuk kategori bidang infrastruktur dan Sumber Daya Manusia (SDM).
Sebelum Khairunas menjabat sebagai Bupati Solok Selatan, ia tercatat sempat menjabat sebagai Anggota DPRD Sumatera Barat dari fraksi Partai Golongan Karya atau Golkar pada 2019 silam.
Rupanya sosok pimpinan daerah dari fraksi Golkar ini sudah meniti karirnya di DPRD Kabupaten Solok sejak 1999.
Bupati asli Sumatera Barat, Khairunas juga tercatat ‘hat trick’ atau tiga periode berturut-turut menjabat sebagai ketua DPRD Solok Selatan pada 2004 sampai dengan 2015.
Jika menilik kemolekan karirnya di dunia pemerintahan, seberapa banyak aset yang dimiliki sosok kepala daerah yang satu ini?
Menurut data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK dari dua periode pelaporan, yakni 18 Maret 2022 dan 24 Maret 2023 terlihat adanya kemerosotan aset milik Bupati Solok Selatan, Sumatera Barat ini.
Nampak pada tahun 2022, harta kekayaannya menyentuh total Rp2.238.759.572 atau Rp2,24 miliar, tetapi dalam setahun merosot tajam menjadi hanya Rp1.154.388.615 atau Rp1,15 miliar.
Rupanya salah satu catatan besar yang menyebabkan kemerosotan harta kekayaan Bupati Solok Selatan ini terletak pada jumlah hutang yang dimilikinya.
Pada tahun sebelumnya, ia hanya memiliki hutang sebesar Rp55.480.750, tetapi pada periode pelaporan terbarunya catatan tersebut melejit drastis sampai Rp1.590.876.035.
Meski begitu, aset properti berupa tanah dan bangunan milik Khairunas tersebar sebanyak 16 unit di daerah Solok Selatan, dengan satu unit di antaranya ada di Padang senilai Rp275 juta.
Adapun satu unit properti mewah lain miliknya di Solok Selatan diketahui memiliki luas 1.402 meter persegi di atas lahan seluas 1.612 meter persegi dengan nilai Rp992,5 juta.
Sementara 14 aset sisanya berupa tanah yang apabila dijumlahkan nilainya mencapai Rp1.081.000.000 atau Rp1 miliar.
Selain itu, kepala daerah di salah satu kabupaten di Sumatera Barat ini juga tercatat memiliki 5 unit kendaraan berupa motor yang keseluruhan nilainya sebesar Rp23 juta.
Harta bergerak dalam wujud lainnya tercatat nilainya menyentuh Rp233 juta, ditambah dengan kepemilikan surat berharga sebesar Rp10 juta.
Kemudian simpanan kas milik Bupati Khairunas ini diketahui ada Rp130.764.650, sehingga apabila dihitung keseluruhan total harta kekayaannya sebenarnya menyentuh Rp2.745.264.650 alias hampir Rp3 miliar.
Namun catatan hutangnya yang semakin membengkak membuat sisa hartanya menyusut jadi Rp1.154.388.615 atau Rp1,15 miliar saja.***