

inNalar.com – Kalimantan Utara menjadi salah satu provinsi unggulan dalam ekspor perikanan di Indonesia, khususnya penghasil udang.
Udang telah menjadi andalan ekonomi masyarakat Kaltara, baik dari hasil tangkapan nelayan maupun budidaya petani pertambakan.
Salah satu udang yang menjadi unggulan Kalimantan Utara adalah Udang Windu atau Black Tiger Shrimp yang menjadi produk ekspor favorit.
Dilansir inNalar.com dari laman resmi diskominfo Kaltara, penghasilan ekspor yang didapatkan dari budidaya udang mencapai 1,53 triliun Rupiah per tahun 2020.
Sedangkan, penghasilan untuk ekspor Udang Windu sendiri mencapai angka yang fantastis, diperkirakan berkisar 32,7 triliun Rupiah dengan total berat 196 ton per tahunnya.
Udang Windu sendiri merupakan udang asli Indonesia yang memiliki berat 260 gram dengan panjang mencapai 35 centimeter.
Namun, udang ini akan mengalami perubahan fisik bila dipelihara di tambak, di mana beratnya hanya mencapai 140 gram dengan panjang tubuh 20 centimeter.
Warnanya hijau kebiruan dengan loreng-loreng besar menjadikan udang ini diberi nama sebagai Black Tiger Shrimp.
Namun Udang Black Tiger yang terkenal akan kulitnya keras ini ternyata memiliki perbedaan habitat di masa kecil dan dewasanya.
Saat masih muda, Udang Windu bisa ditemukan di beberapa perairan dangkal yang dekat dengan pantai, sedangkan untuk mencari ukuran yang besar harus berlayar ke tengah laut.
Walau ukurannya besar, Udang Windu memiliki rasa yang manis, membuat hasil perikanan laut ini menjadi favorit domestik dan juga mancanegara.
Diketahui, peminat ekspor terbanyak untuk udang jenis ini didominasi oleh Jepang dengan jumlah ekspor 82,10 persen.
Hal ini membuktikan bahwa kualitas dari produksi Udang Windu asli Tarakan ini dikenal bagus dan baik akibat tingginya permintaan untuk ekspor.
Udang ini pun termasuk mahal di Indonesia dengan penetapan harga jualnya yang sudah diberlakukan oleh Gubernur Kaltara pada tanggal 9 November 2022.
Harga udang pun mencakup berbagai ukuran, seperti Rp 175 ribu per kilogram untuk Udang Windu tanpa kepala yang berisi 15 ekor.
Kemudian 150 ribu Rupiah untuk 20 ekor dalam satu kilogram, dan dan 115 ribu Rupiah untuk 35 udang dalam satu kilogram.
Keputusan tentang harga ini diharapkan dapat membantu menjaga harga udang tetap stabil di wilayah tersebut.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi