Jabodetabek PPKM Level 3, Luhut Binsar Panjaitan Sebut Golongan Ini Tak Perlu Khawatir soal Omicron

inNalar.com – Pemerintah memberlakukan PPKM level 3 di Jabodetabek, DI Yogyakarta, Bali, dan Bandung Raya. Kebijakan disampaikan pada Keterangan Pers Ratas Evaluasi PPKM, 7 Februari 2022 dalam live akun YouTube Sekretaris Presiden.

Pemberlakuan PPKM level 3 ini bukan karena tingginya kasus, melainkan untuk pencegahan lonjakan yang ekstrim. Disampaikan atas dasar data bahwa varian Covid-19, Comicron memiliki resiko penularan yang lebih cepat jika dibandingkan dengan varian Delta. Bahkan di beberapa negara, yaitu Amerika Serikat, Israel, Prancis, dan Jepang telah melewati puncak Delta.

Untuk wilayah Indonesia, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten masih lebih kecil dari Delta, sedangkan untuk Bali melebihi angka varian Delta.

Baca Juga: Isra Miraj 2022 atau 1443 H, Ustadz Adi Hidayat Beberkan Wujud Asli Buraq saat Ditunggangi Nabi Muhammad SAW

Di Informasikan juga bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit tercatat 65% bergejala ringan dan tanpa gejala

Sejak adanya varian baru Omicron ini, dari 356 meninggal, 42% komorbid, 44% lansia, 69% yang vaksinasi belum lengkap.

Luhut mengatakan dalam  Keterangan Pers Ratas Evaluasi PPKM, 7 Februari 2022, “Omicron ini menyasar komorbid, lansia, dan kelompok rentan. Jadi kalau Anda taat prokes, rajin olahraga, dan selalu gembira, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.”
 
Jadi, pemerintah akan memfokuskan perhatian untuk percepatan vaksinasi lansia dan kelompok rentan lainnya. Selain itu, pemerintah juga memiliki misi perbaikan pelayanan rumah sakit dan pengaktifan tempat isoman.

Semetara itu, Presiden RI juga mengimbau pada masyarakat yang bergejala ringan untuk cukup menjaga kesehatan di rumah, dalam artian tidak masuk ke rumah sakit.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]