Istana Naga di Tepi Jurang Pegunungan Mojokerto Jawa Timur Ini Bikin Geger Warga! Peninggalan Majapahit?

inNalar.com – Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terkenal sebagai salah tempat yang menyimpan banyak cagar budaya eksotis dan memanjakan mata.

Tak hanya itu, di Mojokerto Jawa Timur juga terdapat pegunungan yang banyak dijadikan para pendaki sebagai jalur hiking maupun traking.

Salah satunya yaitu Gunung Bekel, yang letaknya berada di Via Jolotundo Seloliman Trawas Mojokerto, Jawa Timur.

Baca Juga: Panen Cuan Sekali Tanam! 2 Kecamatan di Jember Jawa Timur Ini Jadi Kontributor Utama Tembakau di Indonesia

Di jalur pendakian Bekel Via Jolotundo, para pendaki akan disuguhi oleh beberapa penampakan candi-candi yang diperkirakan peninggalan kerajaan Majapahit.

Salah satu candi yang berlokasi di Mojokerto Jawa Timur tersebut yang baru-baru ini menjadi sorotan warga adalah Candi Naga.

Candi tersebut berlokasi di Dusun Balekembang, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Baca Juga: Cuma 3 Jam dari Surabaya, Kampung Mati di Nganjuk Jawa Timur Ini Sekarang Jadi Tempat Uji Nyali, Mau Coba?

Candi Naga tersebut sering dijuluki sebagai Istana Naga oleh para pengunjung karena bagian tubuh candi tersebut dibelit oleh ular besar atau naga.

Hal tersebut dianggap sangatlah unik, karena di seluruh Indonesia, Candi Naga di Mojokerto Jawa Timur tersebut merupakan satu-satunya bangunan candi yang dihiasi ular naga.

Candi Naga di Mojokerto Jawa Timur merupakan bangunan berteras empat yang terletak di lereng Gunung Bekel.

Baca Juga: Dipercaya Angker, Ternyata Wilayah Penggalian Tanah di Mojokerto Jawa Timur Ini Terdapat Candi Era Majapahit

Candi terunik di Mojokerto Jawa Timur tersebut arahnya menghadap ke timur dengan ketinggian 1060 MDPL.

Beberapa ragam hias yang berada di Candi Naga, Mojokerto Jawa Timur yang paling mencolok adalah pelipit hirisontal, hiasan tumpal, relief taring, dan lidahnya.

Diperkirakan Candi yang terletak di lereng Gunung Bekel Mojokerto, Jawa Timur itu dibangun pada masa akhir kerajaan Majapahit.

Sekitar abad 14-15 Masehi, Candi Naga di Mojokerto Jawa Timur tersebut mulai dibangun.

Biasanya, ular naga hanya dijadikan pola hias bentuk makara yaitu pipi tangga di kanan maupun di kiri.

Namun berbeda dengan Candi Naga yang terletak di lereng Gunung Bekel Mojokerto Jawa Timur tersebut, ular naga dililitkan ke bagian tubuh candi.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]