

inNalar.com – Isra Miraj 2022 akan segera diperingati oleh umat Islam, ada satu hal yang menjadi pertanyaan.
Ketika Rasulullah SAW melakukan perjalanan pada peristiwa besar tersebut, disebutkan bahwa dirinya menyaksikan surga dan neraka.
Nabi Muhammad SAW mengaku melihat penghuni surga dan neraka, berbeda dengan penjelasan ulama atau kitab.
Baca Juga: ODGJ Bacok 3 Orang Petani di Randudongkal Pemalang, Satu Korban Dinyatakan Kritis
Para ulama banyak menjelaskan bahwa surga dan neraka saat ini masih belum ada penghuninya, lantas siapa yang disaksikan Rasulullah SAW?.
Dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV pada 9 September 2018, ini penjelasan Buya Yahya terkait hal itu.
“Sebelum ada hari kebangkitan yaitu nanti setelah semua manusia dan semesta dibinasakan,
Kemudian manusia dibangkitkan,” jelas Buya Yahya.
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Menyetrika Adalah Aktivitas yang Tidak Disukai Orang
Setelah itu barulah ahli surga menuju ke tempatnya dan begitu juga sebaliknya calon penghuni neraka.
Penghuni neraka yang sesungguhnya adalah suatu saat nanti, sedangkan sekarang yang dirasakan seorang hamba siksa di alam penantian.
Alam penantian atau barzah yang berada di antara dunia dan alam akhirat saat ini bisa ditampakkan nikmat surga.
Baca Juga: Ikut Tes Pramusim 2022, Marc Marquez Tunjukkan Kehadirannya di Lombok
Barangsiapa berbuat baik maka sebenarnya sudah diperlihatkan nikmatnya surga di alam barzah, begitu juga yang ahli neraka.
Siksa kubur juga pasti adanya, haditsnya jelas bahwa Rasulullah SAW pernah menyaksikan dan diketahui sebabnya.
Sebabnya yaitu ketika hidup di dunia orang tersebut tidak tuntas dalam membersihkan najis yang dikeluarkan.
“Kalau kisah Isra Miraj, bukan bagian akal untuk memahami karena tidak akan sampai tetapi bukan berarti bertentangan dengan dengan akal,” terang Buya Yahya.
Baca Juga: Al Quran Surah Ali Imran Ayat 71 Sampai 80 Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesia
Maksudnya yaitu masuk akal ketika semua hal diletakkan di bawah kuasa Allah SWT, termasuk yang memperjalankan Rasulullah SAW Isra Miraj.
Allah SWT yang memiliki waktu, batas, dan jarak sehingga bagiNya bisa jadi semua itu tidak penting dan Rasulullah SAW Isra Miraj sebentar.
Dalam waktu yang sebentar itu, Rasulullah SAW menemukan banyak hal yang tidak bisa dipahami oleh akal.
Isra Miraj memang merupakan pembahasan iman dan bukan bahan pembicaraan akal yang kecil terbungkus waktu dan tempat.
Termasuk ketika Rasulullah SAW diperlihatkan surga dan neraka, semua itu di luar keumuman kaedah manusia.
Adanya riwayat bahwa Rasulullah SAW mengatakan penghuni neraka terbanyak adalah dari kaum perempuan juga termasuk keistimewaan.
Baca Juga: Tips Memilih Cokelat sebagai Hadiah Valentine untuk Pasangan
Begitu juga adanya sabda Rasulullah SAW yang menyatakan terompah atau sandalnya Bilal sudah ada di surga.
“Rasulullah SAW dimasukkan oleh Allah SWT ke undang-undang baru, peraturan baru yang ghaib yang hanya diketahui oleh Allah SWT,” kata Buya Yahya.
“Dan hal-hal yang diberitahukan kepada Nabi Muhammad SAW, sehingga di dalam termasuk bab Allah SWT tidak bisa dilihat di dunia,” jelas Buya Yahya.***