Isra Mi’raj 2022 atau 1443 H, Simak Jawaban Buya Yahya Terkait Soal Pertemuan Allah SWT dan Rasulullah SAW

inNalar.com – Isra Mi’raj 2022 atau 1443 H adalah suatu peristiwa besar yang menyisakan pertanyaan bagi manusia.

Soal tersebut akhirnya ada yang menyampaikannya kepada Buya Yahya, yaitu tentang perjumpaan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Untuk menambah ilmu, alangkah baiknya membahas kejadian agung di kesempatan peringatan Isra Mi’raj 2022 atau 1443 H.

Buya Yahya menjawab soal apakah pertemuan Allah SWT dan Rasulullah SAW itu perjumpaan secara langsung?.

Baca Juga: Jelang Isra Miraj 2022 atau 1443 Hijriah, Ini Kisah saat Dada Nabi Muhammad SAW Dibelah dan Disucikan Malaikat

Lalu dimanakah perjumaan itu terjadi?, jawaban ini bisa membuat peringatan Isra Mi’raj 2022 atau 1443 H penuh ilmu.

Dilansir inNalar.com dari video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV  pada 4 April 2017 Buya Yahya menjawab persoalan tersebut.

Masalah yang terpenting dari persoalan tersebut yaitu tempat, hal ini menyangkut aqidah bahwa Allah SWT sebenarnya tidak bertempat.

Allah SWT yang menciptakan tempat, jika dikatakan Allah SWT bertempat maka akan disebut sebagai yang membutuhkannya.

Baca Juga: Dalil Peristiwa Isra Miraj dalam Al-Qur’an

“Dan Allah SWT menguasai semua tempat, dan arsypun Allah SWT kuasai, tidak ada di semesta ini yang tidak dikuasai oleh Allah SWT,” jelas Buya Yahya.

Allah SWT berdialog dengan Rasulullah SAW yang naik hingga langit ke tujuh sampai suatu tempat yang istimewa.

Tetapi itu adalah tempatnya Rasulullah SAW bukan Allah SWT, sebab Allah SWT tidak membutuhkan mana saja.

Jadi di atas Shidrotul Muntaha yang dimaskud itu adalah tempatnya Rasulullah SAW, sedangkan Allah SWT tidak membutuhkan.

Baca Juga: Ini Rahasia di Balik Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW yang Jarang Diketahui, Ada Cinta yang Sempat Hilang

Hal ini sama dengan peristiwa yang terjadi pada Nabi Musa as yang berada di bukti Tursina berbicara dengan Allah SWT.

Siapakah yang berada di bukit Tursina tersebut, Nabi Musa as bukan Allah SWT, lalu dimana Allah SWT saat itu?.

Maka jawabannya sama dengan yang terjadi pada Rasulullah SAW, Allah SWT ada dan tidak membutuhkan tempat.

Itulah jawaban Buya Yahya terhadap persoalan tempat perjumpaan Allah SWT dan Rasulullah yang ternyata tidak dibutuhkan.***

Rekomendasi