

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan tol Sigli-Banda Aceh kabarnya sudah sampai pada proges akhir.
PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor pembangunan jalan tol di Aceh tersebut juga memastikan bahwa ruas tol Sigli-Banda Aceh siap dioperasikan.
Diketahui, ruas tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari lima seksi pembangunan.
Seksi yang pertama yakni Seksi II diketahui akan tersambung dari Seulimeum hingga ke daerah Jantho sepanjang 6.35 kilometer.
Adapun Seksi III diketahui akan tersambung dari Jantho hingga ke Indrapuri, dengan panjang sekitar 16 kilometer.
Kemudian, untuk Seksi IV sendiri diketahui akan tersambung dari arah Inrapuri hingga Blang Bintang, dengan panjang 13,5 kilometer.
Lalu, untuk Seksi V terhubung dari arah Blang Bintang hingga ke arah Kuta Baro dengan panjang 7,7 kilometer.
Selanjutnya, Seksi VI akan menghubungkan Kuta Baro hingga ke Baitussalam sepanjang 5 kiloemeter.
Secara keseluruhan, panjang tol dari Seksi II, III, IV, V, hingga Seksi VI diketahui sepanjang 48,5 kilometer.
Sedangkan untuk Seksi I yakni Seaulimeum – Padang Tidji sepanjang 25 kilometer saat ini masih dalam tahap konstruksi.
Dikutip dari Instagram Hutama Karya disebutkan bahwa proges pembangunan Ruas Tol Aceh Seksi I ini telah mencapai angka 75,29%.
Sehingga, nantinya pengguna jalan akan diarahkan untuk keluar Gerbang Tol Seulimeum saat menuju arah Sigli.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi KSP, pembangunan Tol Sibanceh diketahui menelan anggaran dana sebesar Rp12,35 triliun.
Tol yang dibangun di Aceh tersebut merupakan salah satu bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera.
Uniknya, pada jalan tol yang dibangun dengan dana investasi triliunan rupiah tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang tidak banyak ditemui di tol-tol lainnya.
Diantara fasilitas tersebut adalah, 12 Terowongan Reptil, 2 Jembatan Primata, hingga 1 Underpass Gajah.
Ketiga fasilitas tersebut diketahui dibangun khusus untuk menjaga kelestarian satwa yang berada di dekat jalan tol. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi