

inNalar.com – Proyek Jalan Tol Cimanggis – Cibitung merupakan bagian dari struktur penghubung ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2.
Saat ini pengerjaan proyek ini memasuki titik ruas Seksi 2B yang bentangan jalurnya mulai dari Cikeas hingga Cibitung sepanjang 19,65 kilometer.
Progresnya cukup melesat dan ditarget rampung pada kuartal II 2024, mengingat capaiannya sudah sampai 82,67 persen.
Artinya jika pengerjaan rampung, ruas Jalan Tol Seksi 2B ini bakal siap menghubungkan wilayah Depok dan Bekasi.
Trase ini cukup menaruh peran penting, karena ketika jalan tol ini selesai maka akan ada lima ruas JORR 2 lainnya yang bakal terkoneksi.
Ruas yang satu ini akan koneksikan sejumlah tol yang berasal dari kawasan metropolitan Jabodetabek.
Dengan harapan nantinya keterhubungan akses darat antara Kawasan Industri Cikarang menuju Pelabuhan Tanjung Priok bebas hambatan.
Selain itu, Jalan Tol Cimanggis – Cibitung ini nantinya akan menjadi akses yang menghubungkan rute Cibubur sampai dengan Tol Jagorawi.
Apabila nantinya ruas ini rampung, diprediksi arus orang dan barang akan semakin lancar.
Begitu pula dengan jalur distribusi logistik dari dan menuju Kawasan Industri Cibitung – Cilincing juga kian mudah.
Sebagai informasi, pada dasarnya target awal selesai pengerjaan jalan tol ini kuartal IV 2023, tetapi per Juni 2023 lalu progres baru mencapai 72,94 persen.
Ruas lainnya pada Seksi 1A ialah titik Junction Cimanggis – Jatikarya sepanjang 3,17 kilometer diketahui telah beroperasi sejak 10 November 2020.
Sementara untuk Seksi 2A Jatikarya – Cikeas sepanjang 3,5 kilometer telah difungsikan pada April 2023.
Adapun pihak pengelola jalan tol ini adalah Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Cimanggis Cibitung Tollways.
Nantinya dalam struktur jaringan JORR 2 akan ada 5 ruas yang bakal saling terkoneksi di kawasan metropolitan Jabodetabek.
Sebagai informasi tambahan, Proyek Jalan Tol Cimanggis Cibitung ini total lintasannya sepanjang 25,39 kilometer.
Dengan bentangan melintang panjang ini nilai investasinya mencapai Rp4,52 triliun.
Menurut KPPIP, skema pembiayaan proyek jalan tol ini menggunakan sistem Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi