

inNalar.com – Indonesia sedang menggencarkan pembangunan berbagai infrastuktur termasuk provinsi Jawa Barat.
Dalam pelaksanaannya, tentunya pembangunan tersebut tidak lepas dari anggaran dan dana.
Anggaran untuk pembangunan tersebut tidak melulu dari anggota negara dan APBN.
Baca Juga: Aliri 55 Ribu Rumah! Gandeng Jepang dan China, Sumatera Selatan Akan Miliki PLTP Kedua, Benarkah?
Ada berbagai perusahaan swasta yang ikut menanam saham melalui investasi untuk pembangunan tersebut.
Investasi tersebut tentunya dapat membantu progres pengerjaan pembangunan ke tahap yang terencana.
Salah satu daerah yang saat ini tengah menggencarkan pembangunan adalah Jawa Barat.
Baca Juga: Total 438 Menara dengan Tegangan 150 kV, Proyek Interkoneksi Kalteng-Kalbar Akan Rampung Tahun 2024?
Provinsi dengan Gubenur Ridwan Kamil pada masanya itu (kini Bey Machmudin) telah menerima tanaman saham dengan nilai yang fantastis.
Terhitung perusahaan-perusahaan telah berhasil menanam saham di Jawa Barat mencapai dengan Rp 174 triliun.
Nilai ini tentunya bukan nilai biasa yang biasanya terjadi di berbagai wilayah mengenai investasi.
Dengan demikian, Jawa Barat menjadi provinsi dengan nilai investasi tertinggi di Indonesia.
Sebelumnya Jawa Barat terlah menduduki peringkat yang sama pada tahun 2020-2022.
Maka dari itu, saat ini Jawa Barat berhasil mempertahankan peringkat tersebut 4 tahun berturut-turut.
Banyak pembangunan infrastruktur yang sudah bisa dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Seperti Kereta Cepat Jakarta Bandung, Kereta Api Indonesia Bandung-Garut, perbaikan alun-alun dan lain sebaginya.
Hal ini juga berkaitan dengan banyak Jalan Tol yang ada di Indonesia. Jawa Barat menjadi provinsi dengan jalan tol paling banyak.
Baca Juga: Pembangunan Mencapai Rp 2.2 Triliun, Kisah Pria Bangun Hotel dari Hasil Kuras Tinja, Kok Bisa?
Tentunya hal ini menjadi pembangun Infrastruktur Tulang Punggung Ekonomi Indonesia semakin membaik.****
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi