Investasi 50 Juta Dolar AS, Pabrik Bahan Peledak di Kaltim Serap Tenaga Kerja Lokal 70 Persen, Lokasinya…

inNalar.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur saat ini sedang optimis terkait pembangunan pabrik bahan peledak di Samboja bagian barat.

Kehadiran pabrik bahan peledak di Kalimantan Timur ini disebut mampu memberikan manfaat besar bagi tanah air.

Khususnya bagi masyarakat lokal yang ada di sekitar wilayah pembangunannya.

Baca Juga: Ada Sejak Tahun 1982, PLTA di Sumatera Utara Ini Tetap Dipertahankan untuk Mengoperasikan Pabrik…

Melansir dari laman Pemprov Kalimantan Timur, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kaltim, Ujang Rachmad mengatakan nilai investasi pembangunannya mencapai 50 juta dolar AS.

Tidak hanya itu, Ujang juga menyebutkan bahwa nantinya, pabrik bahan peledak ini mampu menyerap tenaga kerja dalam negeri hingga 70 persen.

Tentu saja hadirnya proyek tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Kaltim.

Baca Juga: Pertama Kali dibangun di Indonesia, Pabrik Nikel di Maluku Utara Masuk Kategori Terbesar di Dunia, Apa Benar?

Khususnya warga di daerah Samboja sehingga warga dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Tidak heran jika kedepannya diharapkan dapat mengurangi aktivitas impor bahan peledak di tanah air secara efektif.

Dengan begitu, adanya pembangunan tersebut mampu membantu memenuhi kebutuhan bahan peledak di Indonesia.

Baca Juga: Belum Genap Sebulan, Pabrik Smelter Nikel di Kukar Kalimantan Timur Ini Alami Kebakaran, Perusahaannya

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik ini bisa menjadi bukti investasi di Kalimantan Timur saat ini terus bergerak maju.

Tentu hal ini juga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Proses peresmian dan peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik ini sendiri sudah dilakukan sejak Sabtu (7/10/23) lalu.

Yakni dilakukan oleh Bambang Soesatyo selalu Ketua MPR RI saat ini.

Lokasinya ada di Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kutai Kartaneggara, Kalimantan Timur.

Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa pembangunan pabrik di Samboja ini termasuk salah satu bentuk dukungan dan kontribusi perusahan maupun investor dalam menyukseskan IKN.

Proyek ini sendiri rencananya akan memanfaatkan lahan dengan seluas 18 hektare.

Adapun pembangunannya meliputi pabrik detonator, pabrik booster, gudang bahan baku, gudang penyimpanan hasil bahan peledak, serta tempat pengetesan bahan peledak.

Pembangunan tersebut dilakukan oleh PT Asa Karya Multipratama atau AKM.***

 

Rekomendasi