Intip Pesona Unik Desa Muara Enggelam di Kalimantan Timur yang Kerap Dijuluki Wilayah Tanpa Daratan

InNalar.com – Muara Enggelam, salah satu tempat pemukiman penduduk yang super unik di Indonesia, berada di pelosok terpencil yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan.

Desa Muara Enggelam terletak di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan jarak sekitar 90 Km dari Samarinda, Kalimantan Timur.

Desa Muara Enggelam berdiri di atas permukaan air sungai yang terhubung ke danau Melintang, Kalimantan yang luasnya mencapai 11.000 hektar.

Baca Juga: Mulai Garap Proyek Smelter Nikel Senilai Rp37,5 T di Sulteng, Vale Indonesia Siap Serap Ribuan Tenaga Kerja

Saat akan memasuki desa, sebuh gapura raksasa yang tinggi menjulang dengan cat warna-warna cerah akan menyambut kedatanganmu.

Dibangunnya gapura raksasa ini bukan tanpa sebab, melainkan juga sebagai pelindung rumah warga dari hempasan angin kencang dari arah danau dan juga air pasang.

Deretan rumah warga berjejer dengan halaman berupa perairan. Hal inilah yang menjadikannya unik, membuat Desa Muara Enggelam mendapat julukan sebagai Desa Tanpa Daratan.

Baca Juga: Salip Jawa, Pulau Terpadat di Dunia Rupanya Ada di NTB: Punya Luas 8,5 Ha tapi Penduduknya Ada 5.000?

Berada di desa terapung ini akan memberikan pengalaman yang berbeda, dengan  pemandangan indah perairan yang bersih dan perahu sampan yang berlalu lalang di tengah pemukiman.

Daerah yang didominasi oleh perairan membuat perahu sampan masih menjadi kendaraan nomor 1 di desa Muara Enggelam.

Namun jangan salah, kendaraan lain seperti sepeda onthel dan motor masih bisa kita temui disini, meski jumlahnya sangat langka.

Baca Juga: Rumah Sakit Bernilai Rp9,1 Miliar di Banten Terdapat Kejanggalan, Negara Dibikin Buntung Oleh…

Dua buah jembatan super panjang juga telah pemerintah bangun di sisi kanan dan kiri lalu tengah sungai. Ini tentu demi memudahkan konektivitas dua sisi desa Muara Enggelam yang terpisah oleh perairan.

Berbagai fasilitas lain juga sudah tersedia di desa ini seperti Kantor Kecamatan, Sekolah, Puskesmas bahkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang menyalurkannya langsung ke rumah-rumah warga.

Desa ini memiliki penduduk sebanyak 700 orang. Meski hidup di tempat terpencil namun penduduknya bisa hidup dengan makmur dan tentram.

Di desa ini, rata-rata penduduknya menjalani profesi sebagai nelayan, untuk wanitanya biasanya akan membuat ikan asin dan ikan asap untuk dijual ke pengepul.

Jadi baik secara financial, edukasi dan kesehatan, desa Muara Enggelam sama sekali tak tertinggal dibanding desa-desa lain yang ada di daratan Indonesi.

Adanya desa terapung ini seolah menjadi saksi atas keanekaragaman yang ada di wilayah Nusantara yang tercinta.

Dilansir InNalar.com dari Kaltimprov.go.id, untuk saat ini pemerintah setempat sedang mengoptimalkan potensi wisata desa terapung Muara Enggelam.

Tujuannya agar keindahan dan keunikan desa bisa dinikmati oleh banyak pasang mata baik warga lokal maupun mancanegara, juga untuk menaikkan taraf perekonomian di desa tersebut.

Bagaimana menurutmu setelah mengulik sedikit fakta unik tentang Muara Enggelam? Tertarik untuk berkunjung? ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]