International Expert Meeting on Borobudur Telah Dibuka! Adakan Bazar UMKM Hingga Pagelaran Seni untuk Umum

inNalar.com – ‘International Expert Meeting on Borobudur’ adalah pertemuan internasional yang rutin dilaksanakan setiap lima tahun.

Pertemuan ini dimaksudkan untuk mengevaluasi hasil pemugaran terhadap Candi Borobudur.

Dilansir inNalar.com dari salah satu unggahan Instagram akun konservasiborobudur, Candi Borobudur pernah dipugar selama 10 tahun.

Baca Juga: Jembatan di Sumatera Utara Ini Jadi Satu-Satunya Akses Darat Menuju Kabupaten Samosir, Panjangnya 382 Meter

Dibalik kemegahan yang dapat disaksikan sekarang, dulu situs Buddha bersejarah ini pernah dinyatakan dalam kondisi darurat.

Dinding Candi Borobudur miring, susunan gapuranya belum lengkap, susunan pagarnya pun banyak yang tidak utuh.

Pemerintah Indonesia mengupayakan pengembalian kondisi fisik candi secara besar-besaran, yang kemudian disebut sebagai Pemugaran II Candi Borobudur.

Baca Juga: Jabat Gubernur IKN Kaltim 5 Tahun, Kekayaan Isran Noor Bertambah Drastis Hingga Hampir Rp3 Miliar?

Terhitung sejak tahun 1973 hingga 1983, pemerintah Indonesia melakukan pemugaran yang dibantu oleh UNESCO.

Tenaga kerja yang dibutuhkan untuk saat itu mencapai 600 orang dan dibantu 400 kontraktor.

Total anggaran yang dikeluarkan untuk memugar candi Borobudur adalah 7.750.000 US dollar, atau sekitar Rp 19,375 miliar rupiah.

Baca Juga: Wow! Pembangunan Jalan di Nusa Tenggara Barat Melonjak dalam 5 Tahun, Benarkah Kemantapannya Sudah 84 persen ?

Sejak saat itulah, pihak pengelola candi mengadakan pertemuan rutinan untuk membahas visi, misi, dan potensi pariwisata kedepannya.

International Expert Meeting telah dilaksanakan tujuh kali, yaitu tahun 1988, 1993, 1998, 2003, 2008, 2013, dan tahun 2018.

Pertemuan yang ke delapan, yakni tahun 2023 ini telah dibuka pada Senin sore, tanggal 23 Oktober.

Kegiatan pertemuan ini akan berlangsung selama lima hari, yakni sampai dengan tanggal 27 Oktober 2023.

Sebagai upaya memeriahkan acara ini, pengelola candi mengadakan Bazar Peken ‘Vyapara Citrawilapa’ di Taman Aksobya, Borobudur.

Bazar ini menjunjung produk UMKM yang merupakan kuliner khas dari 23 desa yang terletak di Kawasan Cagar Budaya Borobudur.

Bazar Peken Vyapara Citrawilapa dibuka untuk umum, mulai tanggal 23 sampai 25 Oktober.

Pengelola candi juga menyelenggarakan pameran Immersive Borobudur “Vijnana, Ada Tiada”, pada tanggal 24 sampai 26 Oktober.

Pagelaran yang paling ditunggu adalah pertunjukan tari Aktualisasi Natya yang menunjukkan nilai relief candi Borobudur.

Pertunjukan tari ini dapat disaksikan warga pada tanggal 23 dan 25 Oktober di Taman Aksobya.

Seluruh kegiatan pendukung yang diadakan dibuka untuk umum. Pengunjung yang datang mulai pukul 10 pagi hingga jam 4 sore harus melewati loket.

Sementara pengunjung yang datang pukul 4 sore hingga jam 9 malam, mendapatkan akses gratis melewati pintu masuk nomor 7.

International Expert Meeting on Borobudur yang ke delapan ini akan ditutup pada Jumat siang, 27 Oktober mendatang. ***

Rekomendasi