Integrasikan Industri Hilir Guna Atasi Kelebihan Suplai Semen, PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) Catatkan Laba hingga Rp1,7 Triliun

inNalar.com – Produsen semen Merah Putih, PT Cemindo Gemilang Tbk atau CMNT mengintegrasikan industri hilir guna mengatasi permasalahan oversupply semen.

Inisiatif mengintegrasikan industri hilir ini di satu sisi guna menghindari terjadinya perang harga antara pemain semen.

Selain itu, di sisi lain juga menjadi upaya perusahaan untuk mendiversifikasi produk.

Baca Juga: Jumlah Aset Alami Penurunan, PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) Bidik Pertumbuhan Produksi Semen Merah Putih hingga 4 persen 2024

Perseroan mengusahakan untuk tidak hanya sekadar menjual dalam bentuk semen, tetapi juga bermain di readymix.

Korporasi ini menyiapkan varian-varian yang banyak masuk ke proyek Jasa Marga seperti tol Jakarta Outer Ring Road, misal guna keperluan repair.

Contohnya, produk perbaikan jalan beton yang biasanya di pabrik beton memakan waktu 28 hari pemeliharaan maka di tangan CMNT hal itu bisa ditempuh dengan waktu lebih singkat.

Baca Juga: Sempat Ambrug! Jembatan Seharga Rp150 Miliar yang Dibangun Sejak 1955 di Kalimantan Timur Ini Sampai Makan Korban Jiwa

Jika perusahaan tidak melakukan inisiatif tersebut, maka akan terjadi perang harga antarprodusen semen yang sulit dihindarkan.

Tentunya hal tersebut akan merugikan secara keseluruhan bagi perseroan.

Maka dari itu, integrasi industri hilir merupakan salah satu solusi perseroan untuk menyiasati kompetisi pasar di tengah situasu semen yang kelebihan suplai sekarang.

Baca Juga: Molor! Megaproyek Kilang Migas Terbesar di Papua Barat Sampai Kena Denda Rp4,4 Triliun, Benarkah?

Menyiasati oversupply dengan integrasi industri hilir, diketahui pada triwulan III 2023 PT Cemindo Gemilang mencatatkan kenaikan junlah laba bersih.

Bersumber dari laporan keuangannya, diketahui jumlah penjualan dan pendapatan usaha perusahaan mencapai Rp6,8 triliun.

Kemudian, angka tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualan perusahaan ini mencapai Rp5,1 triliun.

Baca Juga: Investasi Rp72 Triliun, Megaproyek Kilang Gas Terbesar di Papua Barat Mampu Produksi 11,4 Juta Ton, Kapan Diresmikan?

Dari pengurangan tersebut, maka dari itu jumlah laba bruto perseroan sebesar Rp1,7 triliun.

Besaran laba bruto tersebut kemudian dikurangkan kembali dengan berbagai beban dan pajak, maka diketahui jumlah laba bersihnya.

Jumlah laba bersih PT Cemindo Gemilang Tbk atau CMNT sebesar Rp203 miliar.

Baca Juga: Bendungan Senilai Rp2,72 Triliun di Jawa Tengah Ini Tebas Lahan Hutan Ratusan Hektar, Jadi Amunisi Pasokan Air Baku

Jumlah tersebut berada jauh diatas angka laba bersih perusahaan tahun lalu yang hanya sebesar Rp5,9 miliar.***

Rekomendasi