Inilah Stasiun Tertua dan Terbesar di Kota Semarang Jawa Tengah, Usianya Mencapai 112 Tahun, Bisa Tebak?

inNalar.com – Stasiun Semarang Tawang adalah sebuah stasiun kereta api penting yang terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

Sebagai salah satu stasiun tertua dan terbesar di Jawa Tengah, Stasiun Semarang Tawang memiliki sejarah yang kaya dan telah menjadi saksi perjalanan sejarah dan perkembangan transportasi kereta api di Indonesia.

Sejarah Stasiun Semarang Tawang bermula pada tahun 1864 ketika jalur kereta api pertama di Jawa dibuka oleh perusahaan kereta api milik pemerintah Hindia Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Lalu stasiun ini dibangun pada April tahun 1911 oleh perusahaan tersebut.

Baca Juga: Mall di Kota Semarang Ini Bebaskan Pengunjung Main Salju? Berjarak 5 Km dari Pusat Kota, Apakah Dekat Rumahmu?

Stasiun ini pertama kali dibangun sebagai bagian dari jalur kereta api utama Pulau Jawa yang menghubungkan Semarang dengan Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

Nama “Tawang” sendiri memiliki asal-usul yang menarik. Beberapa sumber menyatakan bahwa nama ini diambil dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti “merdeka” atau “bebas”.

Hal ini didasarkan pada peristiwa sejarah saat para pejuang kemerdekaan Indonesia menggunakan stasiun ini sebagai markas untuk perlawanan melawan penjajah Belanda selama masa Revolusi Nasional Indonesia.

Baca Juga: Proyek Gila! Jembatan di Kepulauan Riau Ini akan Dibangun di Batas Negara, Suramadu Auto Lewat!

Fakta unik lain tentang Stasiun Semarang Tawang adalah desain arsitekturnya yang mencerminkan campuran gaya Eropa dan Jawa.

Bangunan stasiun ini mengusung gaya arsitektur kolonial Belanda yang klasik, dengan dinding putih, jendela-jendela besar, dan atap berbentuk genteng.

Di bagian dalam, terdapat kubah besar dengan ornamen-ornamen yang indah, menciptakan suasana elegan dan bersejarah.

Baca Juga: Kampung Tertua di Sulawesi Selatan Ini Memiliki Tradisi Bikin Bulu Kuduk Merinding, Nyali Auto Ciut!

Selain menjadi sarana transportasi utama, Stasiun Semarang Tawang juga menjadi lokasi syuting untuk beberapa film dan acara televisi.

Keindahan arsitekturnya sering digunakan sebagai latar belakang yang menarik untuk adegan-adegan dalam produksi film dan serial televisi.

Hal ini menambah daya tarik dan eksposur bagi stasiun ini sebagai salah satu ikon kultural dan sejarah di Kota Semarang.

Dengan jumlah penumpang yang tinggi dan peran strategisnya sebagai hub transportasi, Stasiun Semarang Tawang juga telah mengalami berbagai pembaruan dan pengembangan seiring waktu.

Pemerintah dan operator kereta api terus berusaha untuk meningkatkan fasilitas dan layanan di stasiun ini, termasuk perluasan area tunggu, peningkatan layanan kereta api, serta fasilitas aksesibilitas yang lebih baik bagi penumpang.

Stasiun Semarang Tawang juga menjadi tempat yang menarik bagi para penggemar kereta api dan pengoleksi, terutama untuk mengamati berbagai jenis lokomotif dan kereta yang beroperasi di stasiun ini.

Beberapa perjalanan kereta api tertentu juga menawarkan pengalaman bersejarah bagi para penumpang, seperti menggunakan kereta api kuno yang dipulihkan dengan desain aslinya.

Dalam beberapa tahun terakhir, stasiun ini juga menjadi tuan rumah untuk beberapa acara budaya dan seni yang diadakan oleh pemerintah setempat.

Acara-acara tersebut mencakup pameran seni, pertunjukan musik, dan kegiatan lainnya yang menarik perhatian masyarakat lokal dan wisatawan.

Secara keseluruhan, Stasiun Semarang Tawang bukan hanya sebuah fasilitas transportasi yang penting, tetapi juga sebuah ikon kultural dan sejarah di Kota Semarang.

Sebagai salah satu stasiun kereta api tertua di Jawa Tengah, keberadaannya mencerminkan perjalanan panjang sejarah transportasi kereta api di Indonesia dan tetap menjadi tempat yang menarik untuk dijelajahi dan dikunjungi.***(Alif Agusta)

Rekomendasi