

inNalar.com – Swiss merupakan sebuah negara dimana memiliki sarana pendidikan yang sangat baik.
Di Swiss terdapat sebuah sekolah yang bisa dibilang tempatnya para sultan.
Hal tersebut dikarenakan biaya pendidikan di tempat ini sangat fantastis.
Baca Juga: 5 Sekolah Termahal di Surabaya, Fasilitas dan Infrastrukturnya Bak Istana Megah
Sekolah ini merupakan jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas jika di Indonesia.
Fokus dari sekolah ini adalah perkembangan pikiran, tubuh, dan jiwa yang seimbang.
Kurikulum yang digunakan di tempat belajar ini adalah IGCSE dan IB.
Kurikulum Cambrige IGCSE menawarkan berbagai jalur bagi siswa dengan berbagai macam kemampuan, termasuk bagi mereka yang bahasa pertamanya bukan bahasa Inggris.
Kurikulum ini menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik sekolah mulai dari dasar mata pelajaran inti hingga perspektif lebih luas.
Kurikulum IGCSE memiliki 70 mata pelajaran yang tersedia di Cambridge IGCSE, termasuk 30 bahasa.
Sementara itu, untuk kurikulum IB merupakan kurikulum sekolah yang menyediakan kualifikasi yang diakui secara internasional dan diterima di berbagai universitas ternama di dunia.
46 persen hasil dari kurikulum IGCSE di sekolah ini adalah nilai 7-9 dan rata-rata skor IB adalah 35,2.
Sekolah di Swiss ini dikenal dengan Aiglon College yang lokasinya berada di Avenue Centrale 6, Swiss.
Aiglon College berdiri pada tahun 1949 dan didirikan oleh John Corlette.
Selama lebih dari 70 tahun, Aiglon College berkesempatan mendapatkan berbagai inspirasi pengembangan dari John Corlette.
Biaya pendidikan di sekolah ini sangatlah fantastis hingga tak sembarang orang bisa bersekolah disini.
Disini terdapat dua tipe program yakni asrama dan reguler dengan harga yang tentunya berbeda.
Untuk reguler biaya pendidikan yang harus dikeluarkan setiap tahunnya berkisar antara 52.700 USD hingga 105.400 USD atau Rp847 juta hingga Rp1,6 miliar.
Sementara itu, untuk asrama biaya pendidikan yang harus dikeluarkan setiap tahunnya berkisar antara 103.100 USD hingga 171.900 USD atau Rp1,6 miliar hingga Rp2,7 miliar.
Sekolah ini berada di lingkungan pegunungan dengan panorama yang apik.
Ditambah lagi Aiglon College di Swiss ini memiliki visi internasionalyang menghasilkan perpaduan yang inspiratif dan dinamis, dan para siswa keluar dengan ‘percaya diri, suka berteman, dinamis, berwirausaha, dan berempati.
Sekolah ini memiliki tradisi yang unik dan berbeda dari yang lain yakni meditasi.
Baca Juga: Molor 3 Kali, Megaproyek Senilai Rp36,9 Miliar di Kota Samarinda Ini Tak Kunjung Rampung, Mengapa?
Jadi, setiap pagi sekolah ini memberikan kesempatan pada para siswanya untuk bermeditasi bersama.
Meditasi terstruktur ini dianggap sangat penting bagi perkembangan siswa dan berupaya menanamkan metode terbaik untuk menginspirasi dan memperkaya seluruh siswa.
Meditasi ini dilakukan di aula secara bersama-sama dan formatnya tidak berubah selama beberapa dekade.***