

inNalar.com – Ustadz Abdul Somad atau yang biasa disingkat dengan UAS, menyebut bahwa doa adalah otaknya ibadah.
Artinya, doa menjadi penentu seluruh kebaikan ibadahnya, kata Ustadz Abdul Somad.
“Jadi kalau ada orang sholatnya dan ibadahnya rajin, tapi tidak mau berdoa, berarti dia sombong,” tuturnya dengan jelas saat menjelaskan.
Baca Juga: Hati-hati Dayyuts! Ustadz Abdul Somad Ingatkan Wanita Tutup Aurat dengan Hijab Sebelum Azab Datang
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa makna kata sholat, secara bahasa, ialah doa. Artinya, di dalam ibadah tersebut pun terdapat doa.
Disebutkan oleh Ustadz Abdul Somad, ketika kita menegakkan ibadah sholat pun terdapat delapan permohonan doa yang kita panjatkan di waktu yang sangat pendek, yaitu saat posisi kita berada pada gerakan sholat duduk di antara dua sujud.
Berikut ini Ustadz Abdul Somad menyebutkan delapan permohonan doa yang dipanjatkan oleh setiap muslim setiap melakukan ibadah sholat di waktu yang sangat pendek.
Allaahummag firlii, Ya Allah ampunilah aku
Warhamnii, berikanlah rahmat kepadaku
Wajburnii, limpahkanlah kebaikan untukku
Warfa’nii, angkatlah derajatku
Baca Juga: Profil Rebecca Klopper, Pacar Anak Haji Faisal yang Tersandung Skandal Video Syur
Warzuqnii, berikanlah rezeki untukku
Wahdinii, berilah petunjuk kepadaku
Wa’aafinii, berilah perlindungan untukku
Wa’fu ‘annii, perbaikilah keadaanku
Dari adanya doa di atas, Ustadz Abdul Somad ingin menjelaskan kepada bahwa di waktu yang sangat singkat saja tersemat ajaran doa yang perlu dipanjatkan oleh kita setiap harinya, yakni setiap sholat.
Baca Juga: Video Syur 47 Detik Mirip Pacar Anak Haji Faisal Diduga Disebar oleh Mantan Rebecca Klopper Sendiri
Terlebih lagi jika ada masa waktu yang lebih panjang, tentunya kita lebih dianjurkan untuk memperbanyak doa pada waktu lapang tersebut.
Kemudian Ustadz Abdul Somad menyebutkan contoh doa dalam gerakan ibadah sholat lainnya.
Yaitu, saat melaksanakan sholat di waktu sebelum salam, terdapat momen yang dinilai afdhal bagi kita untuk berdoa pada saat tersebut, kata Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia vs Palestina di FIFA Matchday, Bakal Jadi Lawan Berat Garuda?
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa pada saat kita membaca tasyahud akhir, kemudian tidak membaca sholawat dan langsung menyelesaikan sholatnya dengan salam, maka menurut madzhab syafi’i, sholatnya menjadi batal.
Pasalnya, menurut UAS, bacaan sholawat sebelum salam ketika sholat merupakan bagian dari doa yang dipanjatkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang-orang sholeh, dan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.
Ada lagi disebutkan oleh Ustadz Abdul Somad, momen doa dalam sholat yang dianjurkan bagi kita untuk memohonnya saat saat sebelum salam.
yaitu, Ustadz Abdul Somad menjelaskan kandungan doa sebelum salam yang intinya memohon perlindungan kepada Allah dari adzab kubur, panasnya neraka Jahannam, fitnah kehidupan dan kematian, dan fitnah Dajjal.
Barulah, menurutnya, setelah selesai salam dan sholat, kita dianjurkan untuk berdoa menggunakan bahasa kita sendiri.
Ustadz Abdul Somad berpesan kepada para orang tua agar jangan lupa mendoakan anak-anaknya agar dihiasi dengan akhlak yang mulia.
Baca Juga: Bisakah Bertemu dengan Hewan Peliharaan di Akhirat Nanti? Begini Nasibnya Menurut Ustadz Abdul Somad
Pasalnya, orang yang banyak berdoa dalam sujudnya, terutama sebelum salam saat sholat, merupakan hamba yang paling dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala.
Semoga kita bisa menghayati setiap doa yang tersimpan dalam setiap sholat lima waktu kita agar menjadi hamba yang senantiasa didekatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.***