

inNalar.com – LHKPN (Laporan Barang Milik Penyelenggara Negara) KPK juga memuat laporan harta benda kepala daerah di Kalimantan Selatan.
Sebanyak 13 kepala daerah di Kalsel melaporkan harta kekayaannya ke LHKPN, termasuk 11 bupati dan 2 wali kota.
Di antara 13 kepala daerah di Kalimantan Selatan, Mujiyat merupakan kepala daerah termiskin karena memiliki aset paling rendah.
Baca Juga: Penghasilan 7 Juta per Bulan, Warga Desa di Lampung Ini Auto Kaya Hanya dengan Modal Tanam Bibit Ini
Mujiyat kini bertugas sebagai Penjabat Bupati (Pj) Barito Kuala mulai 21 November 2022.
Dalam pengajuan LHKPN, Mujiyat terakhir kali mengumumkan harta kekayaannya pada 24 Maret 2023.
Dalam laporan kekayaannya tertulis ia memiliki kekayaan bersih sebesar Rp.399.356.571,-.
Angka tersebut merupakan yang terendah untuk setingkat kepala daerah di Kalimantan Selatan.
Baca Juga: Wow! Hartanya Capai Rp 44 Triliun, Pria Asal Sumatera Utara Ini Jadi Orang Paling Kaya se-Indonesia
Bahkan masih lebih msikin dari Bupati Kotabaru, Sayed Jafar.
Dengan kekayaan tersebut, Mujiyat hanya bisa memiliki dua aset tanah dan real estate yang berlokasi di Barito Kuala dan Sleman.
Total aset yang tersimpan baik berupa tanah maupun bangunan mencapai Rp.440.000.000,-.
Berikut detailnya:
1. Tanah dan Rumah Luas 112 m2/112 m2 di Kabupaten Barito Kuala senilai Rp.220.000.000,-
Baca Juga: Bim Salabim! Desa Kumuh di NTT Ini Mendadak Kaya Raya, Pengasilan Warganya Bahkan Setara Gaji PNS
2. Tanah dan Rumah Luas 939 m2/3 m2 di Kabupaten Sleman senilai Rp.220.000.000,-
Dikutip dari e-lhkpn, inilah daftar properti Pj Bupati Barito Kuala, Mujiyat.
1. Tanah dan bangunan: Rp.440.000.000,-
2. Sarana transportasi: Rp.90.000.000,-
3. Barang bergerak lainnya: Rp.4.000.000,-
4. Kas dan setara kas: Rp.133.985.499,-
5. Utang: Rp 268.628.928,-
Dengan demikian, kekayaan bersih Pj Bupati Barito Kuala ini bisa terakumulasi hingga Rp.399.356.571,-.
Oleh karena nominal tersebut maka menjadikannya pemimpin wilayah Kalsel dengan harta paling rendah.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi