

inNalar.com – Berikut ini adalah jalan tol pertama di Kalimantan Timur yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan.
Semula hanya penghubung Samarinda dan Balikpapan, namun nyatanya tol tersebut ditambah dengan jalur menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ditujukan untuk memudahkan perjalanan dari Samarinda ke Balikpapan karena panjang jalan tol pertama Kalimantan Timur hingga 99,35 km.
Jalan tol di Kalimantan Timur ini terbagi menjadi lima seksi, yaitu Tol Balikpapan-Samarinda bagian pertama.
Tol Kalimantan Timur seksi kedua menghubungkan Kamboja dengan Muara Jawa.
Tol Kalimantan Timur seksi ketiga di Muara Jawa – Palaran sepanjang 17,50 km.
Tol Kalimantan Timur tahap keempat yaitu Parana menuju Samarinda, dan tol Kalimantan Timur tahap kelima yaitu Bandara Balikpapan-Sepinggan.
Tol Balikpapan-Samarinda diresmikan secara bertahap.
Seksi II, III dan IV sepanjang 58,47 km ruas Samboja-Samarinda diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 17 Desember 2019.
Sedangkan seksi I (Balikpapan-Samboja) dan V (Balikpapan-Manggar) diresmikan Presiden Joko Widodo pada 24 Agustus 2021.
Tol pertama di Kalimantan Timur ini bisa mempermudah perjalanan dan mempersingkat waktu tempuh.
Jalan tol yang dibangun antara Balikpapan dan Samarinda berfungsi sebagai sarana penghubung.
Serta mampu menghemat penyediaan logistik antara dua wilayah yakni Balikpapan hingga Samarinda.
Tol Balikpapan-Samarinda diharapkan dapat memperlancar dan mendorong berkembangnya kawasan industri dan pertambangan.
Tak hanya itu, pembangunan jalan tol juga ditujukan untuk memudahkan industri kelapa sawit, batu bara, dan minyak.
Sekaligus mengembangkan sektor pertanian di wilayah Samarinda dan Balikpapan yang tidak hanya mampu meningkatkan produksi tanaman tahunan.
Ketika belum ada tol menuju Balikpapan dan Samarinda, perjalanan memakan waktu hingga 3 jam.
Waktu yang sangat lama dan membuat perjalanan cukup melelahkan.
Setelah memiliki jalan tol ke Balikpapan dan juga Samarinda di Kalimantan Timur, kini hanya membutuhkan waktu 1 jam.
Tol Balikpapan dan Samarinda seksi I mendapat dukungan APBD, sedangkan tol Kalimantan seksi V mendapat dukungan APBN serta pinjaman dari Tiongkok.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi