Inilah Ceramah Singkat dengan Tema Adab yang Baik Seorang Murid Terhadap Guru


inNalar.com – Berikut ini adalah artikel yang berisikan tentang ceramah singkat yang cocok dibawakan untuk kajian memperingati Hari Guru Nasional 2022.

Artikel ceramah singkat ini cocok dibawakan saat ada perkumpulan umat Islam atau sebagai bahan untuk kajian.

Pada artikel ceramah singkat ini dikutip dari situs Muslim.or.id dengan judul adab yang baik seorang murid terhadap guru.

Baca Juga: Paranormal Ki Joko Bodo Meninggal Dunia usai Mandi, Berikut Fakta bahwa Ia Sudah Tobat

Mendengarkan dan menyebarkan ceramah singkat ini diharapkan dapat menambah ilmu dan pembelajaran baik untuk diri sendiri maupun masyarakat.

Apalagi ceramah singkat ini mengangkat tema yang berhubungan dengan adab yang baik, sebaiknya disiarkan sejak dini.

Alasannyq, karena adab yang baik lebih penting dibandingkan dengan ilmu yang banyak. Begitulah sekiranya isi ceramah singkat ini.

Baca Juga: Download Anime Chainsaw Man Episode 7 Sub Indo via Link Full Ini, Bukan di Samehadaku: Denji vs Iblis Eternity

Mengangkat tema adab yang baik seorang murid terhadap guru inilah isi ceramah singkat.

Simak ceramah singkat selengkapnya di bawah ini.

Assalamualaikum wr.wb.

Guru merupakan aspek besar dalam penyebaran ilmu, apalagi jika yang disebarkan adalah ilmu agama yang mulia ini.

Baca Juga: Tiga Gelandang Tengah Pengganti Naby Keita di Liverpool Ini Patut Dipertimbangkan, Ada Pemain Muda Lyon Nih!

Ketahuilah saudaraku para pengajar agama mulai dari yang mengajarkan iqra sampai para ulama besar, mereka semua itu ada di pesan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Beliau bersabda,

ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف لعالمنا حقه

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti hak ulama” (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami).

Baca Juga: Sempat Hilang, Kini Adik Dinar Candy Ditemukan dan segera Diboyong ke Jakarta oleh Orang Tuanya

Akhlak serta adab yang baik merupakan kewajiban yang tak boleh dilupakan bagi seorang murid.

Maka seperti apa adab yang baik terhadap seorang guru?

  1. Menghormati guru

suri tauladan untuk manusia setelahnya telah memberikan contoh dalam penghormatan terhadap seorang guru.

Baca Juga: Kobeni Nyebelin Banget di Chainsaw Man Episode 7, Saksikan via Link Nonton Sub Indo Ini, Bukan di Otakudesu

Ar-Rabi’ bin Sulaiman berkata,

مَا وَاللَّهِ اجْتَرَأْتُ أَنْ أَشْرَبَ الْمَاءَ وَالشَّافِعِيُّ يَنْظُرُ إِلَيَّ هَيْبَةً لَهُ

      “Demi Allah, aku tidak berani meminum air dalam keadaan Asy-Syafi’i melihatku karena segan kepadanya”.

Al Imam As Syafi’i berkata,

كنت أصفح الورقة بين يدي مالك صفحًا رفيقًا هيبة له لئلا يسمع وقعها

“Dulu aku membolak balikkan kertas di depan Malik dengan sangat lembut karena segan padanya dan supaya dia tak mendengarnya”.

Baca Juga: Denji Nekat Masuk ke Mulut Iblis Eternity di Chainsaw Man Episode 7 Sub Indo: Link Nonton Bukan Anoboy di Sini

Sungguh mulia akhlak mereka para suri tauladan kaum muslimin, tidaklah heran mengapa mereka menjadi ulama besar di umat ini.

Sungguh keberkahan ilmu mereka buah dari akhlak mulia terhadap para gurunya.

  1. Mendoakan guru

Banyak dari kalangan salaf berkata,

ما صليت إلا ودعيت لوالدي ولمشايخي جميعاً

“Tidaklah aku mengerjakan sholat kecuali aku pasti mendoakan kedua orang tuaku dan guru guruku semuanya.”

Baca Juga: Resep Nasi Tutug Oncom Makanan Khas Sunda yang Pedas dan Gurih sebagai Menu Makanan Enak

  1. Memperhatikan adab-adab dalam menyikapi kesalahan guru

Allah melarang mencari kesalahan orang lain dan menggibahnya, larangan ini umum tidak boleh mencari kesalahan siapapun.

Bayangkan bagaimana sikap seseorang jika ia mendengar aib saudara atau kawannya?

Baca Juga: Link Live Streaming Piala Dunia 2022 Qatar, Pertandingan Meksiko vs Polandia

Bukankah akan menyebabkan dampak yang buruk akan hubungan mereka?

Prasangka buruk akan mencuat, jarak akan tambah memanjang, keinginan akrab pun tak terbenak lagi di pikiran.

Lantas, bagaimanakah jika aib para ulama, dan para pengajar kebaikan yang tersebar?

Baca Juga: Thariq Halilintar Komentari tentang Fuji yang Belum Kunjung Dapat Restu Keluarga Gen Halilintar

Sungguh manusia pun akan menjauhi mereka, ilmu yang ada pada mereka seakan tak terlihat.

Padahal tidaklah lebih di butuhkan oleh manusia melainkan para pengajar kebaikan yang menuntut hidupnya ke jalan yang benar.

Belum lagi aib-aib dusta yang tersebar tentang mereka.

Baca Juga: Kisah Pilu Seorang Ibu Kehilangan 6 Orang Anaknya Pasca Gempa Cianjur, Jawa Barat

  1. Meneladani penerapan ilmu dan akhlaknya

Merupakan suatu keharusan seorang penuntut ilmu mengambil ilmu serta akhlak yang baik dari gurunya.

Sabarnya mereka dalam memahamkan pelajaran, sabar menjawab pertanyaan para tolibul ilm yang tak ada habisnya.

Jika berpapasan di jalan malah mereka yang memulai untuk bersalaman, sungguh akhlak yang sangat terpuji dari para penerbar sunnah.

Baca Juga: Regi Datau Sakit Misterius, Ayu Dewi Setia Menemani, Komentar Denise: Tes HIV Kenapa Ga Ngajak Gue?

  1. Sabar dalam membersamainya

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali pernah berbuat dosa, sebaik apapun agamanya, sebaik apapun amalnya, sebanyak apapun ilmunya, selembut apapun perangainya, tetap ada kekurangannya.

Tetap bersabarlah bersama mereka dan jangan berpaling darinya.

Besar jasa mereka para guru yang telah memberikan ilmunya kepada manusia, yang kerap menahan amarahnya, sungguh tak pantas seorang murid ini melupakan kebaikan gurunya.

Baca Juga: Denise Chariesta Menjadi Trending Tagar di Twitter Kominfo Blokir Denise: Pasti Ulah Buzzer RD

Semoga Allah memberikan rahmat dan kebaikan kepada guru guru kaum Muslimin. Semoga kita dapat menjalankan adab adab yang mulia ini.

Wa Billahi Taufiq walhidayah wassalamualaikum wr.wb.***

Rekomendasi