Inilah Alasan Pembangunan Jalan Tol Probowangi di Jawa Timur Tidak Boleh Pakai Dinamit, Jawa-Bali Bisa Bahaya!

inNalar.com – Jalan tol Probolinggo-Banyuwangi atau yang biasa disingkat dengan Probowangi telah dimulai sejak awal tahun 2023.

Jalan tol Probowangi ini dibangun sepanjang 175,4 km dengan biaya anggaran yang mencapai Rp 10,8 triliun.

Berlokasi di Jawa Timur, pembangunan jalan tol Probowangi sepanjang 175,4 km merupakan ujung dari Tol Trans Jawa.

Baca Juga: Bangun Jalan Tol Probowangi di Jawa Timur Senilai Rp10,8 Triliun, JPB Harus Hadapi 3 Tantangan Berat Ini

Perusahaan yang bertanggung jawab atas pembangunan jalan tol di Jawa Timur ini adalah PT JPB.

Dalam proses pembangunan, PT JPB harus menghadapi banyak tantangan berupa kawasan pegunungan hingga dekatnya dengan area PLTU.

Pembangunan jalan tol Probowangi diketahui mengharuskan melewati pegunungan Iyang-Argopuro hingga bagian kaki Gunung Ijen.

Baca Juga: Bikin Candu! Wisata Pantai di Pacitan Jawa Timur Ini Punya Pemandangan Eksotis, Auto Betah Main Seharian

Tidak hanya itu, diketahui beberapa ruas bagian dari pembangunan juga akan berada di sekitar PLTU Paiton, Jawa Timur.

Metode yang digunakan untuk membangun sebuah jalan tol harus dipilih dengan sangat berhati-hati.

Untuk pembangunan jalan tol Probowangi diketahui metode yang digunakan tidak akan memakai dinamit.

Baca Juga: Singapura Tutup Akses Patung Merlion, Kawasan Elit di Surabaya Jawa Timur Juga Punya View Serupa, Lokasinya?

Alasan dibalik tidak boleh memakai dinamit adalah karena lokasinya berdekatan dengan instalasi vital, PLTU Paiton.

Tidak hanya itu, metode pembangunan jalan tol Probowangi apabila menggunakan dinamit juga dapat membahayakan kelistrikan seluruh Jawa-Bali.

Jalan tol Probowangi akan dibangun di kawasan pegunungan yang meliuk dan melewati kompleks transmisi listrik PLTU Paiton.

Pegunungan yang lurus tidak mudah untuk dilewati karena kontur gunung lurus terdiri dari lembah-lembah.

Rencananya, PT JPB akan membuat jembatan melayang di atas curug lembah pegunungan lurus untuk akses jalan tol.

Apabila benar terwujud, maka pemandangan yang ditawarkan oleh jalan tol Probowangi di Jawa Timur akan seindah jembatan tol di Cipularang.***

Rekomendasi