Inilah Alasan Mengapa Muslim Sebaiknya Tidak Menunda-nunda Pekerjaan, Simak Penjelasan Hikmah Buya Yahya


inNalar.com – Yahya Zainul Ma’arif atau yang biasa dikenal dengan sebutan Buya Yahya, ia membahas tentang kebiasaan yang sebaiknya tidak dimiliki oleh seorang muslim, yaitu sikap menunda-nunda dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.

Buya Yahya menjelaskan bahwa kebiasaan menunda-nunda pekerjaan juga dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, diketahui bahwa Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma kala itu memberikan sebuah nasihat berharga bagi kaum muslimin yang masih senang menunda-nunda pekerjaan.

Berdasarkan penjelasan Buya Yahya, diketahui bahwa Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata dalam nasihatnya bahwa Jika kamu berada di sore hari, maka janganlah menunggu hingga pagi harinya dan jika kamu berada di pagi hari, maka janganlah menunggu hingga sore harinya, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu.

Baca Juga: AWAS! Wanita Jangan Ikut Sholat Idul Fitri di Masjid, jika Belum Penjelasan Buya Yahya Berikut

Selanjutnya, Buya Yahya menjelaskan adanya dua makna yang terkandung dalam nasihat Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma menurut para ulama terkait sikap seorang muslim yang masih suka menunda-nunda pekerjaannya.

Makna yang pertama ialah tatkala seorang muslim dalam kondisi sehat sementara ia berada di sore hari, menurut penjelasan Buya Yahya, sebaiknya ia bersegera untuk menyelesaikan pekerjaannya pada hari itu dan tidak ditunda hingga keesokan harinya.

Pasalnya, esok hari tentunya akan ada tugas baru lagi yang akan ia dapatkan.

Baca Juga: Lebih Utama Mana Puasa Qadha dan Puasa Syawal? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya di Sini

Yahya Zainul Ma’arif lebih mengingatkan setiap muslim apabila ia sampai menunda-nunda pekerjaan hingga pagi harinya, maka tentu ia akan kehilangan kebaikannya pada saat itu.

Kemudian, Buya Yahya melanjutkan penjelasannya pada makna yang kedua dari nasihat Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma terkait sikap menunda-nunda pekerjaan.

Makna yang kedua ialah tatkala seorang muslim berada di pagi hari, maka janganlah ia berpikir untuk menunda pekerjaannya hingga sore hari.

Baca Juga: Buya Yahya Ungkap Cara Mendapat Sisa Keberkahan Ramadhan dan Idul Fitri

Pasalnya, menurut Buya Yahya, boleh jadi usia seorang muslim tidak sampai hingga sore harinya.

Oleh karena itu, Buya Yahya menekankan bahwa sebelum seorang muslim memutuskan untuk menunda-nunda pekerjaannya, sebaiknya ia berpikir terlebih dahulu tentang apakah usianya akan dipanjangkan oleh Allah hingga sore harinya?

Hikmah dari penjelasan yang disajikan oleh Buya Yahya adalah pentingnya seorang muslim untuk memiliki sikap bersegera dalam kebaikan, terlebih bilamana ia berada dalam kondisi yang sehat.

Baca Juga: Muslim Wajib Tahu! Buya Yahya Beri Tanggapan Menohok Soal Pengbatan Ibu Ida Dayak

Hal ini karena bisa jadi, dengan sikapnya yang suka menunda-nunda pekerjaan, maka ia akan kehilangan momentum kebaikan yang tersimpan dalam pekerjaannya.

Nasihat Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma tersebut perlu dimaknai sebagai pengingat bagi setiap muslim agar selalu berada dalam ketaatan dan tidak lalai berhubung ajal adalah bagian dari misteri Allah subhanahu wa ta’ala.

Selain itu, setiap muslim perlu memperhatikan waktu yang ia lalui selama di dunia agar ia selalu bersiap sebelum kematian mendatanginya.***

Rekomendasi