Inilah 6 Gejala Diabetes pada Wanita yang Perlu Diketahui Sejak Awal, Berikut Penjelasan dr Saddam Ismail

InNalar.com– Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang dapat menyebabkan gula darah tinggi.

Penyebab diabetes adalah tubuh tidak menghasilkan cukup insulin maupun tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang dibuatnya secara efektif.

Hormon insulin memindahkan gula dari darah ke sel untuk dijadikan energi, maka apabila insulin tidak berfungi maka akan menyebabkan diabetes.

Baca Juga: Bolehkah Penderita Diabetes Melitus Minum Susu? Simak Penjelasan dari dr. Hans Tandra Ini

Gula darah tinggi akibat diabetes biasanya akan menyebabkan penyakit-penyakit kronis lainnya, seperti penyakit saraf, mata, ginjal dan lain sebagainnya.

Setiap jenis diabetes memiliki gejala, penyebab, dan tentu saja pengobatan yang berbeda.

Dilansir dari channel YouTube milik Saddam Ismail bahwasanya, diabetes biasanya dialami oleh pria maupun wanita, namun ternyata ada beberapa gejala diabetes yang hanya dalami oleh wanita saja.

Baca Juga: Iklan Wisata Filipina Gunakan Alam Indonesia! Bahkan Wisata Negeri Lain Juga Dijadikannya Kampanye

Gejala umum diabetes yang diungkapkan oleh dr Saddam Ismail diantaranya mudah lapar, mudah haus, sering kencing, dan penurunan berat badan secara signifikan.

Selain itu dr Saddam Ismail juga mengungkapkan gejala umum yang sering terjadi biasanya mulai dari, pandangan buram, mudah lelah, dan saat memiliki luka sulit disembuhkan.

Begitulah penjelasan dr Saddam Ismail terkait gejala umum diabetes. Ternyata ada beberapa gejala diabetes yang hanya dialami oleh wanita saja, diantaranya:

Baca Juga: 3 Olahan Daun Kelor Ini Buat Diabetes Melitus Sembuh dalam 7 Hari, Kadar Gula Darah Langsung Normal!

1. Masalah siklus menstruasi

Disebutkan dalam CDC, Centers for Disease Control and Prevention, bahwasanya, periode menstruasi yang lebih lama dari biasanya, dapat menjadi salah satu gejala diabetes pada wanita.

2. Disfungsi seksual

Biasanya karena gula darah tinggi, akhirnya akan mengakibatkan neuropati diabetik atau sering disebut dengan gangguan dari fungsi saraf penderita diabetes.

Gula darah yang tinggi inilah yang menyebabkan seperti halnya, darah menjadi kental, sirkulasi menjadi kurang lancar, serta sirkulasi ke organ vagina menjadi terganggu.

3. Sindrom ovarium polikistik

Sindrom ovarium polikistik atau PCOS merupakan gangguan hormon yang biasanya terjadi pada wanita subur.

nah, karena hormon terganggu biasanya penderita diabetes akan mengalami ketidakseimbangan hormonal, dan resistensi insulin.

4. Inveksi jamur vagina

Diabetes menyebabkan air seni yang keluar banyak mengandung glukosa, nah karena penderita diabetes sering kencing, hal ini mengakibatkan para wanita beresiko tinggi terkena inveksi jamur di vagina.

Biasanya infeksi jamur di vagina memiliki beberapa gejala berikut, rasa gatal, nyeri, dan kemerahan di sekitar vagina.

Selain itu infeksi jamur di vagina juga memiliki gejala seperti nyeri saat berhubungan seksual serta seringnya keluar cairan kental dari vagina.

5. Infeksi jamur mulut

Gejala yang muncul biasanya seperti, munculnya bercak putih di pipi bagian dalam difusi, di lidah, dan di amandel.

6. Infeksi salurah kemih

Akibah kadar gula tinggi,akhirnya mengakibatkan urin juga mengandung glukosa yang tinggi pula, dan hal inilah yang mengakibatkan infeksi bakteri pada saluran kemih

Biasanya gejalanya ditandai dengan warna urin menjadi keruh dan berdarah, kencingnya terasa sakit maupun panas serta tidak tuntas.***(Siti Melani Hari Rahmawati)

 

Rekomendasi