

inNalar.com – Dalam ajaran islam terdapat sebuah amalan yang rutin dibaca setiap hari, yaitu disebut dengan wirid.
Selain dibaca seusai shalat lima waktu, wiridan (dalam bahasa jawa) juga dilantunkan pada kegiatan-kegiatan keislaman lainnya, seperti istighosah, tahlilan, manaqib, dan juga masih banyak yang lainnya sesuai dengan syariat agama islam.
Adapun tujuannya yaitu sebagai sarana pendekatan kepada Sang Maha Cipta demi mengapai ridho dan keberkahan dari Allah SWT untuk kemaslahatan umat.
Tak hanya sebagai sarana ibadah, wirid bisa juga sebagai permohonan perlindungan dari keburukan, untuk melapangkan rezeki, dan meraih pahala dari Allah SWT.
Untuk itu, budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun, menerangkan rangkaian wirid secara lengkap, sebagaimana dilansir inNalar.com dari artikel Kabar Wonosobo yang berjudul “Susunan Bacaan Wirid Singkat Meminta Perlindungan, Rezeki, dan Hidayah Menurut Cak Nun atau Emha Ainun Najib,”.
Inilah rangkaian bacaan wirid yang dianjurkan Cak Nun dalam sela-sela Sinau Bareng Maiyah dan Kiai Kanjeng, Sidoarjo 28 Februari 2016.
1. Shalawat 3x
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
(Allahumma shalli’ala sayyidina Muhammad wa’ala ali sayyidina Muhammad) 3x
2. Surah Al-Fatihah
3. Surah An-Nas
4. Surah Al-Falaq
5. Surah Al-Ikhlas
6. Surah Al-Fatihah
7. Bacaan :
Allahummahfadhna ya Hafiidh (Allah Maha Penjaga)
Allahummarzuqna ya Rozzaq (Allah Maha Pemberi Rezeki)
Allahummahdina ya Haadi (Allah Maha Pemberi Petujuk)
8. Baca kembali dari urutan 1-7 (diulang 3x)
9. Doa penutup
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْـًٔا أَن يَقُولَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ
فَسُبْحَٰنَ ٱلَّذِى بِيَدِهِۦ مَلَكُوتُ كُلِّ شَىْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Robbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhiroti hassanah wa qina adza bannar
Innama amruhu idza arada syaian an yaqula lahu kun fayakun (3x)
Fasubhanalladzi biyadihi malakuutu kulli syai’iwa Ilaihi turja’uun
Sodaqollahul adzim
Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifuun wa salamun ‘alal mursalin walhamduhulillahirobbil ‘aalamin
Baca Juga: Hukum Vaksin saat Puasa, Apakah Membatalkan? Begini Pendapat Ustadz Abdul Somad
Itulah susunan wirid untuk meminta perlindungan dari Allah SWT dan sebagai sarana melancarkan rezeki.*** ( Arum Novitasari/Kabarwonosobo/Pikiran-Rakyat)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi