

inNalar.com – Netflix bikin heboh jagat maya usai merilis film berjudul ‘Ice Cold Murder, Coffee and Jessica Wongso’.
Film ini merupakan film dokumenter yang mengangkat kasus meninggalnya Mirna Wayan Salihin yang merupakan sahabat Jessica Wongso usai meminum kopi pada 6 Januari 2016 silam.
Meskipun kasus kopi sianida ini sudah berakhir dengan memenjarakan Jessica Wongso selama 20 tahun kurungan penjara, namun cukup membuat Netflix tertarik untuk mengangkatnya menjadi sebuah film.
Baca Juga: Masuk 6 Negara Dalam Kontribusi Polusi Udara, Hujan Buatan BMKG Jadi Solusi?
Menurut akun Instagram resmi Netflix Indonesia @netflixid, film dokumenter Jessica Kumala Wongso akan ditayangkan pada September 2023 nanti. Namun belum ada kepastian tanggal penayangannya kapan.
Meskipun begitu, keterangan dalam postingan @netflixid menjamin bahwa semua film yang akan tayang di bulan September tahun 2023 akan tayang dengan keseruannya masing-masing.
Hal menarik yang membuat publik penasaran untuk menonton film ini adalah pernyataan seorang narasumber pada cuplikan akhir video trailer film Jessica Wongso di kanal Youtube Netflix Indonesia.
Baca Juga: Anggaran Sebesar Rp 347 Miliar! 89 Jembatan Gantung Dibangun di Indonesia, Satu Pulau Berapa Unit?
Pada cuplikan itu narasumber diberi pertanyaan “Are You Sure Jessica Kill Mirna (Apakah kamu yakin bahwa Jessica Membunuh Mirna?),” ujar seseorang yang bertanya pada narasumber.
“Million Percent He is The Killer! (Sejuta Persen Dia yang Membunuhnya)” jawab dengan tegas narasumber tersebut.
Dari pernyataan yang disampaikan narasumber, menggelitik rasa penasaran penonton yang tidak sabar menunggu jadwal tayang film ini.
Baca Juga: AS Roma Langsung Ketiban Sial Usai Umumkan Boyong Romelu Lukaku dari Chelsea
Hal ini karena dalam pernyataan tersebut jika dirunut dalam pemahaman Bahasa Inggris, maka “He” merujuk pada kata ganti seorang laki-laki, sedangkan Jessica merupakan seorang perempuan yang seharusnya menggunakan kata ganti “She”.
Jika memang narasumber mengucapkan kalimat jawabannya dengan salah mungkin bisa saja terjadi, namun dengan ketegasannya saat menjawab tentu bisa jadi juga yang diucapkannya memang merujuk pada kata ganti “He” yang berarti pelakunya adalah laki-laki.
Mengingat kembali saat pengacara kondang Otto Hasibuan yang juga merupakan pengacara dari Jessica Wongso sangat yakin bahwa Jessica bukanlah dalang sebenarnya atas wafatnya Mirna.
Selain itu dikabarkan di banyak media pula saat Jessica memperjuangkan kasusnya terdapat penolakan atas berkas yang ia ajukan sebagai bukti yang ia yakini dapat membebaskannya.
Teka-Teki ini membuat film dokumenter Jessica Wongso ditunggu-tunggu oleh publik tanah air.
Terlebih dalam film ini diharapkan dapat membuat rasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi tujuh tahun silam itu, dan siapa pembunuh asli dari Mirna Wayan Salihin sebenarnya.***