

InNalar.com – Ganda putra Indonesia menjadi korban drawing busuk BWF di turnamen bulutangkis Kumamoto Masters 2023.
Turnamen bulutangkis Kumamoto Masters 2023 telah resmi dimulai pada Selasa, 14 November 2023.
Meski ajang bulutangkis Kumamoto Masters 2023 baru dimulai, namun sejumlah pemain unggulan dan para jagoan pun bertumbangan.
Salah satu yang menjadi korbannya ialah para pemain ganda putra Indonesia.
Tercatat pada hari pertama ada lima pasangan ganda putra Indonesia yang unjuk gigi di babak kualifikasi maupun 32 besar turnamen BWF S500 ini.
Kelima wakil tersebut ialah Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Baca Juga: 7 Weton Wanita Ini Punya Aura Pemikat yang Bisa Bikin Lelaki Tak Berdaya, Tutur Katanya Manis
Lalu ada Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan.
Namun dari kelima wakil, hanya ada dua pasangan yang berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Yakni Kevin/Rahmat yang lolos ke babak 32 besar usai menang dari Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi dari kualifikasi dengan skor 21-13 dan 21-13.
Baca Juga: Tukin Naik 80 Persen, Segini Tunjangan Kinerja PNS Jabatan Fungsional Umum di Kementerian Agama
Kevin/Rahmat selanjutnya akan berhadapan dengan kuda hitam asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Lalu Pramudya/Yeremia menang atas Ben Lane/Sean Vendy (Inggris) dengan skor 16-21, 21-19 dan 21-17 dan lolos ke babak 16 besar.
Pram/Yere selanjutnya akan bersua dengan lawan tangguh yakni Liu Yuchen/Ou Xuanyi asal China.
Sedangkan tiga wakil Indonesia lainnya menelan kekalahan yakni Ahsan/Hendra tumbang dari Kenya Mitshuhashi/Hiroki Okamura, 16-21 dan 14-21.
Leo/Daniel kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (6/Jepang) dengan skor 14-21, 21-10 dan 18-21 di babak pertama Kumamoto Masters 2023.
Selanjutnya Bagas/Fikri juga takluk dari Akira Koga Taichi Sato (Jepang) dengan skor 18-21 dan 16-21.
Kekalahan ini pun menuai beragam komentar dari para penggemar bulutangkis di media sosial terutama X (twitter).
Ada yang menyebutkan bahwa ganda putra Indonesia menjadi korban dari drawing busuk BWF di Kumamoto Masters 2023.
Disebut drawing busuk karena sejumlah pemain harus bertemu dengan lawan tangguh di babak-babak awal.
Namun di sisi lain ada juga yang menyebutkan kekakalahan ini membuat ganda putra Indonesia sudah tidak seseram dulu.
Pasalnya, ganda putra Indonesia kerap tampil perkasa di babak awal dan beberapa kali bahkan menciptakan perang saudara hingga fase akhir.
Namun kini nyatanya tersisa dua wakil ganda putra di babak 32 besar dan 16 besar Kumamoto Masters 2023.***