IMABTA UGM Gaet PPI Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika dalam Giat ‘Pekan Budaya Timur Tengah’


inNalar.com
– Ikatan Mahasiswa Kajian Budaya Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (IMABTA UGM) tengah bersiap menyelenggarakan rangkaian kegiatan ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ mulai Kamis, 30 Mei 2024.

Rangkaian gelaran akbar ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ menjadi bagian dari permulaan sejarah kolaborasi global antara IMABTA UGM dan Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika (PPIDK Timtengka).

Para peserta yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut meliputi mahasiswa Pascasarjana Prodi Kajian Budaya Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (KBTT UGM) dan para mahasiswa yang tersebar di 19 negara Kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Baca Juga: Sekelasnya 12 Siswa, Sekolah Ekspatriat Concord College di Inggris Fasilitasnya bak Istana Kerajaan Era Modern

Dikarenakan jarak yang terlampau lintas negara, kegiatan tersebut sebagian besar diselenggarakan secara daring via zoom meeting.

Giat ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ ini mengusung tema Global Synergy for Empowering Impact.

Kegiatan tersebut merupakan upaya kolaborasi lintas negara dari dua organisasi himpunan mahasiswa untuk memperkuat impact dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Sekolah Internasional THINK Global School Ajak Siswa Belajar di 4 Negara Berbeda Tiap Tahunnya, Biaya: Harga Mobil Alphard Lewat!

Kegiatan yang dilakukan secara masif setiap pekan selama setidaknya sebulan ke depan ini akan menjadi tempat bersua para mahasiswa dari 20 negara.

Bincang dan diskusi dalam beberapa rangkaian kegiatan tersebut bertujuan untuk dapat saling mengenal dan mempererat solidaritas para mahasiswa yang berada di lingkup studi Timur Tengah.

Rangkaian giat lintas negara tersebut akan dibuka dengan acara Grand Opening ‘IMABTA Menyapa’ yang di dalamnya menjadi tempat berbincang ringan pengenalan organisasi masing-masing negara.

Baca Juga: Sekolah Internasional Pertama di IKN Bakal Dibangun Megah Layaknya Jakarta Intercultural School, Siapa Investornya?

Kemudian ditutup dengan Grand Closing yang merupakan puncak acara dan menjadi momentum awal kesejarahan baru bagi kolaborasi antara IMABTA UGM dan PPIDK Timtengka.

Lebih rincinya, Kegiatan ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ ini akan diakhiri dengan prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IMABTA UGM dan PPIDK TImtengka.

Dalam hal ini, prosesi sakral dari kedua organisasi tersebut diwakilkan oleh Ketua IMABTA UGM Muhammad Rizqy Nawwari dan Koordinator PPIDK Timtengka Siti Amaliah.

Rangkaian acara yang didukung oleh Prodi Magister Kajian Budaya Timur Tengah Universitas Gadjah Mada (KBTT UGM) ini akan menjadi wadah bertukar informasi seputar isu terkini ke-Timur Tengah-an.

Sebagai informasi, rangkaian kegiatan ‘Pekan Budaya Timur Tengah’ ini akan meliputi enam agenda besar yang melibatkan 20 negara, baik mahasiswa Indonesia yang tengah berada di dalam mau pun di luar negeri.

Keenam kegiatan tersebut mencakup agenda Grand Opening & IMABTA Menyapa, Bincang Isu Timur Tengah, Sharing Session Dunia Perkuliahan.

Kegiatan pun akan berlanjut lagi dengan Acara Bedah Buku Seri Pertama, Kompetisi Esai Ilmiah tingkat Internasional, hingga Grand Closing & MoU IMABTA dan PPIDK Timtengka.

Adapun tujuan diadakannya acara tersebut di antaranya adalah untuk membangun satu ruang diskusi yang membahas isu-isu relevan dan teraktual mengenai dinamika Kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Selain itu, dengan adanya ruang bersama yang mewadahi para mahasiswa yang tersebar di berbagai negara ini, diharapkan kolaborasi berbasis akademik dan kekeluargaan dapat terjalin dengan lebih hangat dan harmonis.

“Pekan Budaya Timur Tengah merupakan kegiatan kolaborasi IMABTA UGM dengan PPIDK Timtengka. Kolaborasi ini kita harapkan menjadi wujud sinergi yang global antara mahasiswa maupun lembaga,” ungkap Ketua IMABTA UGM Rizqy kepada Tim Redaksi inNalar.com pada Kamis, 23 Mei 2024.

“Beberapa kegiatan ini diharapkan dapat menunjang intelektualitas mahasiswa, membuka wawasan budaya, khususnya budaya ketimurtengahan, dan juga menjadi ajang silaturahim yang produktif. Kolaborasi ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah potensi dan menjalin relasi secara global,” lanjutnya.

Rangkaian kegiatan kolaborasi antara IMABTA UGM dan PPIDK Timtengka ini diharapkan menjadi langkah kecil yang terus dimasifkan.

Pasalnya dengan adanya gerakan kecil yang masif, diharapkan kolaborasi yang harmonis diharapkan pula dapat memberikan dampak besar dan signifikan pada kemajuan sosial, budaya, dan pendidikan di Indonesia mau pun Kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Lanjut pula diperjelas kembali oleh Wakil Ketua IMABTA UGM Farhan Aziz Wildani mengenai giat akbar yang satu ini. “Acara ini diselenggarakan untuk menjalin hubungan bilateral antara mahasiswa KBTT UGM dengan teman-teman yang berada di Timur Tengah yang dalam hal ini diwakili oleh PPIDK Timtengka,” terang Farhan kepada inNalar.com.

“Selain itu, dengan adanya acara ini kami berharap adanya wadah untuk mahasiswa yang mempunyai fokus dalam hal ke-Timur Tengah-an bisa bertukar informasi dan juga edukasi agar mempunyai nilai yang lebih jauh dari apa yang di harapkan. Semoga acara dan hubungan ini akan terus berlanjut dan saing support khususnya dalam hal akademis antara KBTT UGM dan PPIDK Timtengka,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, IMABTA UGM adalah ikatan mahasiswa yang tergabung dalam Prodi Magister Kajian Budaya Timur Tengah.

PPIDK Timtengka adalah perhimpunan pelajar Indonesia yang menaungi 19 organisasi perhimpunan negara di Kawasan Timur Tengah dan Afrika.***

 

Rekomendasi