Hutang Rp500 Miliar, Pabrik ‘Raja Sepeda’ di Jawa Timur Ini Bangkrut Walau Sangat Terkenal, Namanya…


InNalar.com –
Siapa sangka ternyata Jawa Timur memiliki satu perusahaan yang telah bangkrut karena hutang.

Padahal barang produksi dari pabrik itu selalu menemani orang Indonesia sejak kecil hingga dewasa.

Selain terkenal, bahkan produknya pun sampai pernah diekspor hingga ke 20 negara lainnya.

Baca Juga: 2025 Makin Ciut! Lahan Perusahaan Tambang Batu Bara Asal Kalimantan Timur Seluas 118,400 Ha Ini Kena Konflik Sebab…

Walaupun pada akhirnya tren menggunakan alat transportasi ini akhirnya mulai menurun, hingga membuat perusahaan ini harus pailit.

Sebenarnya pada awal-awal covid-19 kemarin, penggunaan alat transportasi ini mulai melonjak kembali.

Sebab memang saat itu mulai banyak orang yang memilih menggunakan kendaraan roda dua ini sekaligus untuk berolahraga.

Baca Juga: Kuras Cuan Rp173 Miliar, Proyek Jembatan di Sumatera Utara Ini Rubah Wajah Kawasan Danau Toba Jadi Semakin Cantik, Bentangnya…

Apalagi kendaraan ini juga cukup terkenal dan bandel, terbukti dari penggunaannya yang telah bertahun-tahun namun tetap dalam kondisi baik.

Sayangnya pabrik ini akhirnya harus pailit, sehingga tidak lagi bisa memproduksi alat transportasi seperti biasanya.

Namun sebenarnya perusahaan sepeda terkenal ini bisa pailit juga dikarenakan faktor-faktor lain.

Baca Juga: Baru Beroperasi 8 Hari, PLTU Sintang di Kalimantan Barat Berhasil Sumbang Listrik dari 150 Ton Cangkang Sawit Per Hari

Salah satunya adalah dari faktor hutang yang mencapai ratusan miliar.

Bahkan sebelum ini Polygon juga pernah ingin mengakuisisi perusaan sepeda tersebut.

Namun akhirnya niat itu diurungkan setelah mengetahui jika perusahaan asal Jawa Timur ini memiliki permasalahan pada keuangannya.

Baca Juga: Wow! Sultan Tambang NTB Ini Gelontorkan Rp15 Triliun Buat Bangun Smelter Tembaga, Produksinya…

Nama produk sepeda itu adalah Wimcycle, yang bahkan pernah disebut pula sebagai raja sepeda Indonesia.

Harusnya orang-orang di Indonesia yang lahir di tahun 90-an atau 2000-an mengetahui nama dari satu alat transportasi ini yang berasal dari Jawa Timur.

Sebab sejarah dari terbentuknya perusahaan tersebut juga sudah cukup panjang, karena hampir berusia 50 tahun.

Baca Juga: Punya Potensi 6 TCF, Perusahaan Energi Asal Uni Emirat Arab Ini Temukan ‘Harta Karun’ Gas Jumbo di Lepas Pantai Sumatera Utara

Dilansir InNalar.com dari laman resmi wimcycle, pendiri dari alat merk transportasi ini adalah Bapak Hendra Widjaja.

Pada awalnya di tahun 1972 di pusat kota Surabaya, Perusahaan ini hanyalah membuat komponen sepeda.

Beberapa tahun kemudian, hal itu berubah sejak 1976, karena Wimcycle sendiri mulai memproduksi sepeda dan komponennya pada Desa Bambe Driyorejo Industrial Estate sehingga cakupan usahanya semakin meluas.

Baca Juga: 2 Pentolan Bulutangkis Mundur dari Malaysia Open 2024, Siapa Saja?

Tidak berhenti disitu, karena Wimcycle juga sudah mendominasi pasaran Indonesia hingga dapat mengekspor ke 20 negara di dunia.

Tentu cukup pantas jika merk alat transportasi ini disebut dengan raja sepeda di Indonesia.

Sebelum mengalami bangkrut karena hutang, bahkan satu prodak kendaraan dari Wimcycle juga pernah dinaiki oleh presiden Jokowi.

Baca Juga: Nekat Tabung Rp13 Trilun Hasil Jualan Rokok, Konglomerat Asal Jatim Ini Bangun Bandara Internasional Berjarak 2 Jam dari Juanda

Karena pada bulan April kemarin Presiden Jokowi sempat menaiki Wim Motor 8i yang merupakan sepeda listrik keluaran Wimcycle.

Walaupun pada akhirnya, warga Indonesia mungkin sudah tidak dapat lagi melihat prodak baru dari Wimcycle, karena bangkrut dan terlilit hutang.

Adapun hutang yang ditanggun oleh perusahaan sepeda terkenal ini saja mencapai 37 kreditur dengan jumlah Rp 504,03 miliar.

Baca Juga: Dapat Suntikan Cuan Rp2,39 Triliun, PT Pertamina Geothermal Gandeng Jepang dan China Bangun PLTP Lumut di Sumatera Selatan

Ditambah lagi ada pula 7 kreditur yang didominasi dari pinjaman perbankan senilai Rp 457,24 miliar.

Sebagai tambahan, bangkrutnya pabrik sepeda ini sebenarnya juga dikarenakan adanya impor sepeda dari China. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]