Hukum Meninggalkan Puasa Ramadhan, Buya Yahya: Dosa yang Sangat Besar

inNalar.com – Bulan Ramadhan 1443 Hijriyah sudah dekat dan tinggal menghitung hari. Bulan suci yang hanya datang setahun sekali ini menjadi ladang pahala yang seharusnya dapat umat Islam manfaatkan sebaik-baiknya.

Berpuasa pada bulan Ramadhan merupakan suatu kewajiban bagi umat muslim. Kewajiban berbuasa termasuk bagian dari rukun Islam sebagai bukti keyakinan dalam memeluknya.

Namun, Islam tidak semata-mata memaksa setiap orang yang kondisinya berbeda untuk tetap melaksanakan puasa.

Baca Juga: Detik-detik Menuju Ramadhan 2022, Ustadz Khalid Basalamah ‘Sayang Kalau Disia-siakan’

Seperti dilansir inNalar.com dalan ceramah Buya Yahya memalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, ada 9 udzur yang membuat umat Islam diperbolehkan untuk meninggalkan puasa di bulan Ramadhan, yakni:

1.Anak kecil yang belum baligh

2.Gila

3.Sakit

4.Orang tua (lanjut usia)

5.Haid

6.Nifas

7.Hamil

8.Menyusui

9.Bepergian/musafir

Selain bukan karena 9 udzur di atas, maka setiap umat Islam diwajibkan untuk tetap melaksanakan puasa Ramadhan.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Ramadhan 2022, Bahasa Arab Serta Terjemahannya

Buya Yahya kemudian menegaskan, “Di dalam berpuasa, jangan sampai ada di antara kita melanggar lalu tidak berpuasa. Yang tidak punya udzur lalu tidak puasa, ini dosa besar. Dan jangan berbohong kepada Allah, Allah Maha Tahu.”

Faktanya masih banyak orang-orang yang berbohong soal puasanya. Di rumah menyatakan diri berpuasa, namun nyatanya di luar memakan, atau meminum sesuatu, atau melakukan larangan-larangan berpuasa.

“Bahkan begitu mudahnya orang meninggalkan puasa bulan Ramadhan seolah-olah ini adalah dosa kecil, padahal dosa yang sangat besar,” tutur Buya Yahya.

Baca Juga: Ustadz Adi Hidayat Ungkap Syarat Wajib Puasa Ramadhan, Begini Penjelasannya

Dalam kesempatan itu Buya Yahya sampaikan, “Jangan sampai ada di antara kita meninggalkan puasa tanpa udzur dan udzur puasa ada 9”, Beliau lalu melanjutkan, “Kalau Anda bukan orang seperti itu maka anda tidak boleh meninggalkan puasa dan takutlah kepada Allah. Takutlah kepada Allah, kuhumannya besar di hadapan Allah SWT.”***

Rekomendasi