

inNalar.com – Proyek jalan tol Yogyakarta – Bawen, yang melintasi kawasan Candi Borobudur sudah mencapai progres konstruksi hampir 60 persen.
Jalan tol yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan rampung pada tahun 2024 nanti.
Proyek jalan tol Yogyakarta – Bawen ini telah dimulai sejak akhir Maret tahun 2022, dengan total dana senilai Rp14,26 triliun.
Baca Juga: 10 Lokasi SKD PPPK Update Lingkup Pemerintahan Daerah Bogor Beserta Tanggal dan Sesinya Lengkap
Dalam prosesnya, proyek ini harus dilaksanakan dengan hati-hati, mengingat ada kawasan cagar budaya dan sumber mata air yang harus dijaga.
Pembangunan jalan tol Yogyakarta – Bawen ini diharapkan mampu memperlancar arus distribusi dan mengembangkan industri.
Pembangunan jalan cepat ini juga dapat memudahkan akses menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Candi Borobudur, dan sekitarnya.
Dilansir inNalar.com dari laman bpjt pupr, saat sudah beroperasi, jalan tol ini nantinya akan mempersingkat jarak tempuh.
Mulanya, perjalanan dari Semarang ke Yogyakarta ditempuh selama 3 jam, kini dapat disingkat menjadi 1,5 jam saja dengan melintasi tol ini.
Adapun Cagar Budaya Pedukuhan Pundong 2 di Kelurahan Tirtoadi yang terkena dampak proyek jalan tol, rencananya akan direlokasi.
Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta telah melakukan survei dan review terkait Rincian Anggaran Biaya (RAB) untuk tindak relokasi tersebut.
Jalan tol yang melintasi kawasan Borobudur ini memiliki panjang 75,12 kilometer, yang sebagian besar terletak di Jawa Tengah.
Sepanjang 66,35 kilometer berada di Jawa Tengah, dan 8,80 kilometer lainnya berada di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembangunan jalan tol yang dikembangkan oleh PT Jasa Marga Jogja Bawen (JJB) ini terbagi menjadi enam seksi.
Seksi yang pertama adalah pembangunan jalan tol dari Yogyakarta menuju Banyurejo sepanjang 8,8 kilometer.
Proyek konstruksi seksi pertama telah mencapai 59,93 persen, dan diperkirakan rampung pada Kuartal 1 tahun 2024 nanti.
Seksi yang kedua yaitu pembangunan lanjutan dari jalur Banyurejo menuju Borobudur sepanjang 15,2 kilometer.
Seksi ketiga yaitu jalur Borobudur menuju Magelang sepanjang 8,1 kilometer, dilanjut seksi keempat yaitu Magelang – Temanggung 16,6 kilometer.
Seksi kelima yaitu pembangunan jalur Temanggung – Ambarawa 21,2 kilometer, dan terakhir adalah Ambarawa – Bawen sepanjang 5,12 kilometer.
Proyek konstruksi seksi enam sudah dimulai. Pada awal November 2023 ini, pembersihan lokasi kerja, dan penimbunan tanah sedang dilakukan.
Jalan tol seksi enam, yaitu jalur Ambarawa – Bawen nantinya akan terkoneksi langsung dengan jalan tol Semarang – Solo.
Semua daerah yang terdampak pembangunan jalan tol Yogyakarta – Bawen ini sudah diurus pemerintah terkait penggantian dananya. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi