

inNalar.com – Hotman Paris akhirnya buka suara tentang pembunuhan Brigadir J, ternyata ini yang dijelaskannya.
Pada kesempatannya, pengacara Hotman Paris memberikan pencerahan Hukum kepada masyarakat mengenai kasus pembunuhan Brigadir J.
Menurutnya kasus yang dijalani Ferdy Sambo saat ini merupakan sebuah emosi yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi dilecehkan.
Hotman Paris mencontohkan salah satu kasus suami bunuh pegawai karena istrinya dilecehkan.
Dalam videonya, Hotman Paris menunjukan dua contoh kasus yaitu sebagaimana disebutkan.
Yang pertama kasus suami yang emosi gara-gara pegawainya bocorkan perselingkuhannya dengan wanita lain.
Sehingga menduga si pegawai diduga menjadi mata-mata istri majikan untuk melaporkan seorang.
Selain itu Hotman Paris juga menjelaskan tentang contoh pertama yang diberikannya.
Suami secara tegas langsung memecat pegawau tersebut, karena secara psikologis pegawainya telah menghianatinya.
Baca Juga: Bisa Berujung Mimpi Buruk, Ini Alasan Tunjangan Profesi Guru Dihapus dari RUU Sisdiknas
“Dalam contoh ini, secara umum (sikap suami) spontan langsung pecat,” jelas Hotman Paris.
“Kenapa dia tidak membunuh karena kan memang merasa bersalah, sikapnya tak terlalu emosi. Paling paling sanksi jatuh ke pegawai tersebut,” lanjutnya.
Sedangkan contoh yang kedua yaitu Hotman Paris menjelaskan tentang suami yang murka karena istrinya dilecehkan olehn pegawainya.
Baca Juga: Hari Palang Merah Indonesia 2022, Berikut Pembahasan Sejarah, Tema dan Tanggal Peringatannya
“Kira kira apakah suami itu hanya pecat pegawai, ayo kita berpikir matang-matang, pikir dengan logis,” jelas Hotman Paris.
“Suami tahu istri dilecehkan atau diperkosa, apakah sekedar pecat. Coba Anda mikir pada diri Anda sendiri, apakah tidak emosi,” lanjutnya.
“Pada saat emosi bisa terjadi hal brutal, digebikin atau dibunuh (pemerkosa atau peleceh) misalnya,” tambahnya.
Baca Juga: Link Streaming Lokadrama Lara Ati di SCTV Hari Ini, Senin 29 Agustus 2022: Dilengkapi Sinopsis
Hotman juga menjelaskan tentang pelecehan yang dilakukan si pegawai sebelumnya.
Sehingga si suami langsung mencari dan membunuh si pegawai yang menurutnya adalah pelaku.
Menurut Hotman Paris, apakah pembunuhan ini termasuk spontan atau berencana.
“Dalam keadaan emosi, suami panggil di pelaku dan dor! Apakah itu pembunuhan spontan karena masih emosi, atau pembunuhan berencana?” tanyanya.
Sehingga Hotman menuturkan bahwa saat itu akan ada satu kunci untuk pengungkapan kasus.
“Peranan psikolog sangat berperan, seperti dalam kasus kopi sianida, Jessica tidak terlihat membunuh Mirna,” jelasnya.
Baca Juga: Hari Palang Merah Indonesia 3 September 2022, Simak Sejarah Dan Tema Peringatannya di Sini
Namun, menurut Hotman Paris berdasarkan contoh keduanya termasuk pembunuhan spontan atau pembunuhan berencana.
Sehingga saat itu Hotman Paris menurutnya belum mengetahui, apakah pembunuhan yang dilakukan Ferdy Sambo.
Pasalnya, saat ini Putri Candrawathi selalu membuat skenario palsu dalam pengungkapan kasus pembunuhan Brigadir J.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi