

inNalar.com – Pengamatan hilal di 29 titik rukyatul hilal wilayah Jawa Timur sudah menemui titik terang. Berdasarkan laporan kegitan Rukyatul Hilal Awal Ramadhan 1443 Hijriyah yang ditanda tangani oleh PWNU (Pengurus Wilayah Nahdhlatul Ulama) Jawa Timur.
Didalamnya meliputi KH Marzuki Mustamar, KH Syafrudin Syarif, KH Anwar Mansur dan Dr.H. M Hasan Ubaidillah. Menyatakan bahwa hilal tidak terlihat pada Jumat petang 1 April 2022.
“Bersama ini kami sampaikan dengan hormat, sehubungan dengan dilaksanakannya kegiatan Rukyatul Hilal awal Ramadhan 1443 H di 29 .titik lokasi rukyat hilal di Jawa Timur pada Jumat 29 Syaban 1443 Hijriyah
Dilaporkan oleh Pimpinan Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU), Jawa Timur, bahwa HILAL TIDAK BERHASIL DIRUKYAT.” Kurang lebih begitulah bunyi dari surat laporan yang ditujukan kepada Pengurus Besar NU tersebut.
Atas dasar hasil pengamatan rukyat itu, maka PWNU Jawa Timur mengusulkan agar dijadikan bahan pertimbangan, bahwasannya PBNU harus mengihbarkan tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Ahad, 3 April 2022.
Hingga artikel ini ditayangkan, Mengenai hasil final sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1443 H yang dilakukan oleh Pemerintah RI melalui Kementerian Agama belum ketok palu.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi