Hemat Biaya Listrik Rp98 Juta, PT Semen Padang Sukses Operasikan PLTMH Hasilkan Energi Listrik Hijau, Kurangi 77 Ton Emisi CO2

inNalar.com – PT Semen Padang merupakan salah satu perusahaan yang berada di bawah naungan BUMN.

Perusahaan yang bergerak di bidang pabrik semen ini bahkan telah sukses membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau PLTMH di Padang dengan kapasitas 17 kilowatt.

Meskipun masih tergolong skala kecil, akan tetapi hal ini tercatat sebagai inovasi terbaru di dunia pabrik semen nasional sekarang ini.

Baca Juga: Peroleh Dana Rp12 Miliar, PLN Dapat Dukungan Green Loan Guna Percepat Program Transisi Energi Ramah Lingkungan

Inovasi ini sendiri dihasilkan dari tim Power Rangers Unit Waste Heat Recovery Power Generation atau WHRPG & Utilitas.

Melansir dari Antara, inovasi pembangkit listrik ini dibuat dengan memodifikasi aliran pipa air yang berasal dari water plant bukit atas menuju bak head pressure tank pabrik Indarung IV dan V.

Kemudian aliran pipa yang sudah mengalir berhasil menggerakkan dan memutar turbin generator PLTMH.

Baca Juga: Kucurkan Dana Jumbo Rp250,8 Miliar, 3 Jembatan yang Berusia Lebih dari 40 Tahun Ini Akhirnya Dibangun Kembali, Baru Diresmikan pada…

Hal inilah yang menyebabkan energi listrik dapat dihasilkan secara ramah lingkungan.

Harry Kurniawan selaku Ketua Tim Power Rangers dari perusahaan ini mengungkapkan bahwa energi yang dihasilkan dari pembangkit listrik ini bebas emisi CO2.

Kehadirannya bahkan tidak mengganggu kegiatan operasional pabrik. Energi yang telah dihasilkan ini dipakai untuk memenuhi kebutuhan listrik di perusahaan.

Baca Juga: Telan Biaya Rp1,4 Triliun, Bendungan Raksasa di Bojonegoro Jawa Timur Ini Bakal Irigasi Lahan Produktif Warisan Hindia Belanda Seluas 62.000 Ha

Seperti kantor PLTD 1, klinik Semen Padang, kantor arsip, hingga dipakai untuk penerangan jalan.

Menurutnya, yang terpenting dari pembangunan pembangkit litsrik ini adalah menambah pembangkit baru berbasis energi baru terbarukan atau EBT di lingkungan PT Semen Padang.

Pembangkit listrik ini sendiri disebut mampu menurunkan sebanyak 77 ton emisi CO2.

Baca Juga: Datangkan Alat Bantu dari China, Proyek Senilai USD 2,312 Juta di Sulawesi Tenggara Siap Dirampungkan Tahun Ini

Hal tersebut bahkan setara dengan menanam sebanyak 45 batang pohon sekaligus.

Terlebih inovasi energi baru terbarukan ini juga telah menghasilkan efisiensi senergi sebesar 361 Giga Joule.

PLTMH ini juga mampu menghemat biaya konsumsi listrik PLN sebesar 98 juta kemudian potensi penghematan pajak karbon sebesar Rp2,3 juta.

Baca Juga: 2 Tahun Mangkrak! Proyek Jembatan di Batang Kembali Dapat Kucuran Dana dari Pemprov Jateng Senilai Rp3,8 Miliar, Hasilnya…

Terlebih potensi air yang mengalir di kawasan sekitar pembangkit listrik juga cukup melimpah.

Tidak heran jika hal ini menjadi latar belakang pembangunan pembangkit listrik yang memanfaatkan aliran air tersebut.

PT Semen Padang sendiri tercatat sebagai pabrik semen pertama dan tertua di Indonesia.

Baca Juga: Tambah Kapasitas 20 Juta Ton, Bukit Asam Gaet KAI Garap Fasilitas Angkutan Batu Bara di Muara Enim Sumatera Selatan, Pangkas Biaya Angkut 120 Truk?

Bukan hanya itu, pembangkit listrik ini juga menjadi yang pertama kali diaplikasikan di sektor industri semen di Indonesia. ***

 

Rekomendasi