Hebohkan Twitter! Debat Sengit Partai Socmed vs Neo Historia, Netizen: Langsung Ulti Pake Daftar Pustaka

inNalar.com – Beberapa hari terakhir ini, jagat raya Twitter (X) tengah diramaikan dengan perdebatan antara Neo Historia Indonesia @neohistoria_id dan #99 @PartaiSocmed.

Perdebatan antara kedua akun ternama, Neo Historia Indonesia @neohistoria_id dan #99 @PartaiSocmed, bermula sejak Sabtu, 04 November 2023.

Selama ini Neo Historia Indonesia terkenal sebagai akun yang membahas tentang sejarah. Sedangkan, PartaiSocmed merupakan akun yang membahas tentang politik.

Baca Juga: Usai Istri Founder Diduga Dukung Israel, Grab dan Ovo Salurkan Bantuan Rp3,5 Miliar untuk Korban di Gaza

Karena keduanya memiliki jati diri yang sangat berbeda, sontak saja perdebatan antara dua akun besar ini mencuri perhatian warganet Indonesia.

Kronologi perdebatan antara Neo Historia Indonesia vs PartaiSocmed

Perdebatan antara keduanya bermula dari potingan PartaiSocmed tentang Inggris yang hampir kalah dalam Perang Dunia I, kemudian, meminta bantuan Zionist untuk membujuk Amerika agar terjun ke PD I.

Akan tetapi, cuitan dari akun yang sering dipanggil dengan sebutan ‘Ketum’ ini langsung mendapat sanggahan dari admin Neo Historia Indonesia.

Baca Juga: Sering Ditabrak, Jembatan Mahakam di Samarinda Jadi Bukti Teknologi Belanda Bisa Kuat Sampai Puluhan Tahun

Dalam sanggahannya tersebut, dia mengatakan jika Inggris tidak pernah ‘hampir kalah’ dalam PD I, bahkan, pasukan Jerman malah tertahan di Siegfriedstellung.

Siegfriedstellung atau Hindenburg Line adalah garis pertahanan Jerman yang dibangun saat musim dingin pada tahun 1916-1917 di Perbatasan Barat di Perancis pada PD I.

Selain itu, Neo Historia Indonesia juga menjelaskan jika alasan Amerika Serikat bergabung ke Perang Dunia I adalah karena Inggris berhasil mencegat surat dari Jerman untuk Meksiko yang mengajak untuk menginvasi AS dari arah selatan.

Baca Juga: Sudah 13 Tahun Beroperasi, Anggaran Pembebasan Lahan Bandara Tua di Sulsel Ini Belum Dibayarkan, Totalnya…

Mendapat balasan tersebut, PartaiSocmed membalas dengan mengatakan kepada Neo Historia kalau dia tidak boleh parsial.

Dia juga mengatakan jika Mexiko menolak keras ajakan tersebut.

“Justru kalau berkata Inggris dkk hampir kalah itu lebih parsial lagi,” tulis Neo Historia pada komentarnya terhadap balasan dari PartaiSocmed.

Dia menjelaskan jiika Amerika Serikat tidak turun ke PD I karena lobian dari Zionis. Terdapat banyak faktor lain yang membuat AS turun ke Perang Dunia I.

Tidak mau kalah, komentar dari @neohistoria_id tersebut kembali mendapat balasan dari #99.

PartaiSocmed kembali menegaskan untuk tidak membaca sejarah secara parsial. “Coba cek pasca perang, Inggris dan Perancis berutang pada siapa dan apa peran Rothschild dan JP Morgan dalam membiayai ongkos perang itu.” tulis PartaiSocmed.

Setelah mendapat balasan tersebut dari #99, balasan Neo Historia Indonesia kali ini berbeda dengan sebelumnya.

Neo Historia Indonesia membalas dalam tiga paragraf panjang yang paragraf pertama diawali dengan, “Dalam buku “A Historian of Britain: Liberal England, World War and Slump” karya Carter &Mears yang diterbitkan pada tahun 2011,”

@neohistoria_id menjelaskan jika Inggris justru mengalami ledakan ekonomi yang menguntungkan mereka dan menyebabkan kendali ekonomi yang besar untuk koloni-koloni Inggris di seluruh dunia.

Dia juga menjelaskan jika dalam perang tersebut, tidak hanya Rothschild dan JP Morgan saja yang membiayai usaha perang, namun, juga bankir-bankir lain di seluruh dunia.

Neo Historia Indonesia juga menuliskan jika Bank Nasional Perancis berusaha mengimbangi pengaruh JP Morgan agar dapat terus menahan menahan serangan Jerman.

Setelah balasan dari @neohistoria_id tersebut, belum ada lagi balasan dari #99 hingga saat ini.

Reaksi netizen Indonesia

Perdebatan antara keduanya ini mengundang perhatian dari banyak warganet. Salah satunya adalah akun bernama @ARSIPAJA yang mengabadikan perdebatan tersebut dalam dua screenshot atau tangkapan layar.

Beberapa akun lain memberikan komentar kepada postingan @ARSIPAJA tersebut.

“Yang satu trust me bro, yang satunya tidur di perpus” komentar akun bernama @mnwishful.

“Neohistoria langsung ulti pake daftar pustaka” komen akun @tutupakvn sambil memakai emot tertawa.

“Baru kali ini ada war yang kita” ngga berani buat join war wkwk” komentar akun @mznunn. ***

 

Rekomendasi