Hati-Hati! Yuk Kenali Gejala Rabies dan Cara Menanganinya Demi Kesehatan Diri Sendiri

inNalar.com – Setelah berita di Bali mengenai balita yang meninggal akibat digigit oleh anjing peliharaannya sendiri, beberapa kasus juga terjadi di NTT yang menginfeksi korban dengan rabies.

Dilansir dari website resmi Dinas Kesehatan Provinsi Bali, rabies atau penyakit anjing gila, adalah penyakit akut yang menyerang sistem saraf pada manusia dan mamalia.

Virus rabies dapat ditularkan melalui gigitan atau luka terbuka oleh saliva hewan yang terinfeksi.

Baca Juga: Mudah dan Murah! Hanya Memakai Lima Bahan Saja, Begini Caranya Meracik Cream Pemutih Sendiri di Rumah

Virus ini pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1884, dan ditemukan pada kuda oleh Schrool. Esser W, J,. dan Penning menemukan rabies pada anjing pada tahun 1889.

Sedangkan, rabies pertama kali menyerang manusia pada tahun 1894, ditemukan oleh EV De Haan.

Masa inkubasi virus rabies bervariasi, biasanya antara 2 hingga 8 minggu pada manusia.

Pada hewan sendiri, masa inkubasi berkisar antara 3 hingga 8 minggu.

Baca Juga: 10 Kg Turun Dalam Sebulan! Tips Diet Sehat Untuk Pemula/Remaja Tanpa Ganggu Kesehatan

Meski anjing merupakan sumber utama penularan rabies, kucing dan kera juga dapat menjadi penular.

Di luar negeri, virus rabies dapat ditularkan melalui gigitan binatang seperti serigala, kelelawar, dan rakun.

Faktor risiko penularan rabies termasuk sarana transportasi yang tidak resmi, hewan peliharaan yang tidak divaksinasi, hewan liar di daerah terjangkit, dan pekerjaan yang berinteraksi dengan hewan.

Baca Juga: Cara Sederhana Ini Ternyata Bisa Hilangkan Stres Yang Melandamu, Ini Tutorialnya

Rabies telah menyebar di seluruh dunia. Di Indonesia, dari 23 provinsi terjangkit rabies hanya 10 provinsi yang bebas rabies.

Gejala rabies pada hewan, terutama anjing terbagi menjadi 2 tipe: ganas dan jinak.

Untuk gejala ganas biasanya diikuti dengan bereaksi pada serangan, memakan apapun termasuk kotoran sendiri, dan menyeret kaki belakang.

Gejala ini terjadi sangat singkat dan dapat menimbulkan kematian secara cepat.

Sedangkan pada gejala jinak, hewan akan lebih diam dan terlihat jinak, akan tetapi ganas bila didekati.

Baca Juga: Cara Ampuh Kecilkan Perut Buncit Secara Cepat dan Alami Dengan Campuran Air Lemon dan Madu, Kamu Wajib Coba!

Untuk gejala pada manusia sendiri terdiri dari demam, mual, nyeri tenggorokan, kegelisahan, takut air, takut cahaya, dan produksi liur berlebihan.

Bila terkena gigitan hewan terutama anjing, pertolongan pertama dapat dilakukan dengan mencuci luka gigitan bersama sabun di bawah air mengalir, dan memberikan obat antiseptik pada luka.

Meski begitu, ada baiknya apabila langsung pergi ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan lanjut.

Semoga membantu.***

(Ajeng Marcelliani)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]