Hati-hati Bisa Nular! Ini 3 Ciri-ciri Kucing Alami Penyakit Rabies yang Wajib Diperhatikan Pemiliknya

inNalar.com – Rabies ternyata bisa saja terjadi pada kucing, bukan hanya anjing saja.

Hal tersebut biasanya karena hewan ini terkena infeksi virus. Lantas, apa ciri-ciri kucing mengalami rabies?

Ketahui dahulu bahwa sebenarnya penyakit ini masih dapat dicegah dengan memberikan vaksinasi.

Baca Juga: Pecinta Anabul Perlu Waspada! 4 Jenis Muntah Kucing Ini Wajib Diketahui, Nomor 3 Paling Berbahaya

Merupakan langkah terbaik supaya kesehatan anabul tetap bisa terjaga.

Ketika sudah mengetahui tanda-tanda sakitnya, maka penting untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter hewan.

Dilansir InNalar.com dari akun TikTok @bangsameong, ada beberapa ciri-ciri kucing terkena rabies seperti berikut:

Baca Juga: Bisa Sebabkan Stres, Aktivitas ini Ternyata Paling Dibenci Kucing Tetapi Banyak Tidak Disadari Pemiliknya

Perubahan Perilaku secara Mendadak

Ciri pertama anabul terkena penyakit menular ini adalah mereka menunjukkan perubahan perilaku secara ekstrem.

Hewan tersebut tiba-tiba berubah secara mendadak sehingga penting untuk mewaspadainya.

Contohnya seperti mereka yang awalnya berperilaku pendiam kemudian tiba-tiba berubah menjadi bersemangat.

Baca Juga: Ada Yang Berperan Jadi Penagih Pajak, Inilah 5 Ras Anjing Penjaga Terbaik di Dunia, Ada Peliharaanmu?

Mereka juga akan menunjukkan perilaku gelisah, lemas, lalu menyendiri padahal sebelumnya periang.

Mengalami Gangguan Syaraf

Tahukah bahwa rabies tergolong cukup berbahaya bagi hewan peliharaan di rumah.

Pasalnya, penyakit tersebut mampu memberikan dampak buruk langsung bagi kesehatan tubuh anabul.

Seperti menyebabkan gangguan syaraf sehingga bagian otak terserang.

Baca Juga: Berbeda Dari Anjing, Kucing Menjulurkan Lidah Bisa Jadi Pertanda Bahaya, Begini Pertolongan Pertama Buat si Mpus

Jika hal ini sudah terjadi, maka mereka akan menunjukkan gejala-gejala tertentu.

Mulai dari kesusahan dalam bergerak hingga kejang-kejang.

Tidak hanya itu, gangguan syaraf ini juga menyebabkan mereka tidak bisa mengenali manusia sekitarnya.

Baca Juga: Jadi Boros Gegara Pelihara Anabul? Ini Dia Tips Menghemat Pasir Kucing Biar Awet

Itulah mengapa mereka menjadi kesusahan dalam mengontrol perilakunya sendiri.

Apabila bagian otak kucing sudah terserang, penyakit ini menyebabkan hewan ini semakin agresif.

Tanda-tandanya seperti lebih suka menyerang dengan cara mencakar atau bahkan menggigit pemiliknya.

Baca Juga: Punya Maksud Khusus yang Jarang Dipahami, Inilah 5 Alasan Kucing Suka Memijat Pemiliknya

Munculnya Air Liur yang Berlebih

Ciri-ciri berikutnya yakni kucing mengeluarkan air liur yang cukup banyak dari mulutnya.

Penyakit ini bisa merusak saraf dan otak sehingga sehingga memicu terjadinya kelumpuhan otot-otot tenggorokan serta rahang.

Beberapa ciri-ciri kucing rabies tersebut perlu segera diwaspadai.

Sebagai pencegahnya maka pemilik anabul perlu melakukan vaksinasi rabies sejak usianya masih 8 minggu.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]