Hati-hati, Berikut Ciri-Ciri Kucing Terkena Penyakit Mematikan, Kelihatannya Sepele Tapi…


inNalar.com
– Anemia atau kekurang sel darah merah, masyarakat Indonesia pastinya sudah tidak asing lagi dengan nama kelainan satu ini.

Namun siapa sangka? Ternyata penyakit tersebut juga bisa dirasakan pada hewan peliharaan lucu anda, yaitu kucinghingga anjing.

Pada dasarnya, kekurangan sel darah merah atau hemoglobin memiliki fungsi dalam mengangkut oksigen ke jaringan dan organ tubuh.

Baca Juga: Jangan Panik, Ada Cara Merawat dan Mengobati Kucing Flu Cukup Dengan Minuman Rumahan Ini, Dijamin Auto Sembuh!

Sedangkan saat kekurangan sel darah merah atau hemoglobin, maka hal tersebut dapat menimbulkan aliran oksigen ke seluruh tubuh tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga kondisi paling parahnya yakni sampai menimbulkan kematian.

Bahkan penyakit tersebut tidak hanya dapat dirasakan oleh manusia, melainkan hewan peliharaan seperti kucing pun juga bisa mengalaminya.

Melansir dari kanal YouTube PADLI ANSYAH, Pada dasarnya terdapat 2 jenis kekurangan sel darah merah pada kucing.

Baca Juga: Diakui World Cat Federation, Inilah Fakta Unik Kucing Busok Ras Endemik Langka Asli Indonesia dari Pulau Raas Madura

Jenis pertama yaitu regeneratif dimana kondisi ini bisa muncul dikarenakan kehilangan banyak darah yang disebabkan oleh kecelakaan pendarahan parasit darah dan lain sebagainya.

Berlanjut pada jenis kedua yakni non regeneratif dimana kondisi ini terjadi karena sumsum tulang belakang pada hewan hanya menghasilkan sel darah merah yang sangat sedikit.

Adapun ciri-ciri pada kucing yang terkena anemia, maka akan seperti berikut:

1. Terkena Infeksi

Baca Juga: Mengenal Ashera Cat, Kucing Sultan Hasil Rekayasa Genetik Yang Paling Langka dan Mahal di Dunia

Infeksi pada hewan hingga menyebabkan kekurangan sel darah merah ini biasanya terjadi karena adanya parasit parasit yang berada di dalam tubuh.

Parasit tersebut salah satunya seperti cacing, paras darah hingga protozoa.

Sementara terdapat pula parasit yang dari luar tubuh seperti pinjam kutu dan caplak.

Bagi yang terkena parasit dalam tubuh, hal tersebut biasanya seperti cacing yang menyerang saluran pencernaan hingga dapat menimbulkan pendarahan.

Sayangnya jika pendarahan tersebut parah, bisa saja sampai menyebabkan penurunan jumlah darah merah yang disertai dengan penurunan zat besi.

2. Jadi Malas dan Tidak Merspon

Tidak hanya manusia, sebenarnya saat kucing terkena anemia hewan tersebut juga akan menjadi malas hingga tak lagi merespon hal-hal di sekitarnya.

Jadi bagi yang merasa hewan lucu di rumah anda mengalami perubahan sikap hingga dinilai malas, cobalah perhatikan dan ajak bermain.

Karena bisa saja hal tersebut juga bentuk permintaannya untuk diberikan suatu perhatian.

3. Lemas dan Lesu

Banyak orang mungkin tahu, jika sebenarnya hewan lucu satu ini memiliki kebiasaan dalam bermain seperti mencakar-cakar atau menggaruk suatu hal.

Jika hewan peliharaan lucu anda sudah tak pernah melakukan hal tersebut hingga nampak lemas dan lesu, maka berhati-hatilah.

Bisa saja hal itu dikarenakan hewan tersebut merasa lemas dan lesu akibat kekurangan sel darah merah sehingga lemas dan lesu.

4. Nafsu Makan Berkurang

Bagi hewan yang mengalami penyakit ini, biasanya mereka juga akan mendapati nafsu makan mereka berkurang.

Selain itu, bisa juga nafsu makan mereka berkurang karena mulut serta gusi mereka terasa sakit.

5. Tidak Mau Minum

Selain tidak memiliki nafsu makan, sebenarnya kucing yang mengalami anemia juga tak ada keinginan untuk meminum air.

Dengan tidak adanya keinginan untuk makan dan minum, maka hal itu membuat hewan peliharaan lucu anda hanya ingin menghabiskan waktunya untuk tidur.

6. Berat Badan Turun

Karena gigi dan gusi yang terasa sakit hingga kurang nafsu makan dan minum, tentu hal tersebut akan berimbas pada berat badannya.

Sedangkan, selama proses penyembuhan sebenarnya para pemilik harus memberikan vitamin tertentu agar nafsu makannya dapat meningkat kembali.

7. Mengalami Sesak Nafas

Jika anda merasa hewan peliharaan sesak nafas atau pernafasannya tidak normal, maka berhati-hatilah.

Bisa saja hal tersebut muncul karena kucing tersebut mengalami syok karena kehilangan darah.

Jadi lebih baik segera dilarikan ke dokter hewan terpercaya.

8. Perubahan Warna Gusi

Sebenarnya saat mengalami anemia, cara memeriksanya dapat dilakukan secara mandiri dengan melihat gusinya.

Jika gusi pada hewan kesayangan anda berwarna pucat atau berwarna putih, maka itu merupakan tanda terkena anemia.

Namun jika ternyata warrna gusinya berwarna kuning, hal tersebut dapat mengindikasikan ada gangguan di hati atau livernya.

Sedangkan jika berwarna merah, maka bisa jadi indikasi jika kucing tersebut tengah kekurangan oksigen di dalam darahnya.

9. Perubahan Pada Bulu Kucing

Perubahan pada bulunya ini dapat dirasakan pada teksturnya.

Dikarenakan kekurangan darah dan terasa lemas hingga stres, hal ini akan berakibat ke bulunya yang menjadi lebih kasar saat disentuh.

 

Rekomendasi