

InNalar.Com – Desa Kutuh, Bali, sebuah desa yang kini menyabet gelar sebagai desa tersukses dan terkaya di Indonesia dengan penghasilan milyaran pertahun.
Berawal dari sebuah desa yang termiskin dan terbelakang, kini Desa Kutuh berhasil bangkit dan menjadi sebuah desa percontohan dalam sektor pariwisata.
Desa Kutuh berhasil mengembangkan setiap potensi yang ada di wilayahnya, menjadikannya sumber pendapatan yang menjanjikan dan jadi desa terkaya.
Baca Juga: Pengertian Sujud Sahwi, Bacaan, dan Tata Cara Melaksanakannya Menurut ustadz Khalid Basalamah
Pesona alam di desa nomor 1 di Indonesia ini mengundang ribuan wisatawan untuk datang setiap harinya ke desa ini.
Dengan menonjolkan pesona wisata dan memaksimalkannya, Desa Kutuh mampu meraup pendapatan yang terbilang sangatlah besar.
Dilansir InNalaf.Com dari Puskominfo.PPDI, pendapatan yang didapat mencapai angka Rp50 Miliar dalam setahun, benar-benar fantastis bukan?
Desa Kutuh memiliki beberapa destinasi wisata yaitu :
1. Pantai Pandawa
Menjadi salah satu destinasi wisata andalan, pantai Pandawa menawarkan view yang super cantik.
Harga tiket masuk yang terjangkau membuatnya bisa dijangkau siapa saja.
2. Bukit Pandawa Golf
Penghasilan juga datang dari bukit ini, letaknya bersebelahan dengan pantai pandawa dan cukup eksis di kalangan elit pecinta golf.
Meraih World’s Best Par 3 Golf Course, menjadi satu-satunya lapangan golf dengan 3 par di Asia Tenggara.
3. Wisata Tanah Barak
Desa ini menjadi tempat yang belakangan ini banyak dikunjungi karena view tebing terbelahnya.
4. Paragliding atau lebih dikenal dengan paralayang. Cocok untuk yang senang uji nyali dan tantangan.
Untuk nikmati sensasi naik paralayang ini memang perlu merogoh kocek lebih dalam, harganya kisaran 450 per orang untuk warga lokal.
5. Pantai Gunung Payung
Berjarak kurang lebih sekitar 4,5 kilometer dari Pantai Pandawa, pantai ini juga tak kalah terkenal dan punya pemandangan menarik.
Harga masuknya juga terjangkau, hanya Rp5.000 saja. View yang indah, harga ramah ini tentu menjadi daya pikat untuk para wisatawan yang datang.
Keberhasilan Desa dalam hal pengelolaan pariwisatanya menjadikannya sebagai desa yang menduduki peringkat 1 nasional sebagai desa dengan penghasilan terkaya.***