

inNalar.com – Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan atau OKU Selatan menjadi daerah penghasil kopi paling tinggi di Sumatera Selatan.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik tahun 2022, Kabupaten OKU Selatan di Sumatera Selatan menghasilkan produksi kopi hingga 62.399 ton.
Luas lahan produksi kopi yang ada di Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan ini mencapai 89.260 hektar.
Jenis kopi yang terkenal di daerah dataran tinggi Sumatera Selatan ini adalah kopi robusta dengan tingkat kekentalan yang cukup kuat.
Kopi robusta sendiri merupakan jenis kopi yang populer dan disukai banyak masyarakat Indonesia dengan aroma dan struktur khasnya.
Pada tahun 2020 dan 2021, jumlah produksi kopi di OKU Selatan ini tergolong tinggi karena mencapai 50.854,44 ton selama 2 tahun berturut-turut.
Sedangkan pada tahun 2018 dan 2019, tingkat produksi kopi di salah satu kabupaten milik Provinsi Sumatera Selatan ini adalah 48.523 ton dan 49.180 ton.
Terlihat bahwa dalam setiap tahunnya, tingkat produksi kopi di Kabupaten OKU Selatan mengalami kenaikan yang positif.
Pada tahun 2018 sendiri, terdapat 5 kecamatan dari Kabupaten OKU Selatan yang menghasilkan kopi dengan kualitas tinggi.
Pertama, Kecamatan Mekakau Ilir dengan jumlah produksi kopi yang mencapai 4,98 ribu ton, namun untuk produksi perkebunan lainnya cukup rendah.
Kedua, produksi kopi di Kecamatan Buay Pemaca mencapai 4,82 ribu ton, hanya selisih sedikit dari Kecamatan Mekakau Ilir.
Selanjutnya adalah Kecamatan Kisam Tinggi di OKU Selatan dengan tingkat produksinya yang mencapai 4,39 ribu ton.
Keempat ada Kecamatan Pulau Beringin yang menghasilkan kopi hingga sejumlah 4,22 ribu ton dalam satu tahun.
Terakhir, kecamatan dengan tingkat produksi kopi tertinggi di Kabupaten OKU Selatan adalah Muaradua Kisam dengan jumlah 3,84 ribu ton.
Tingkat produksi kopi yang tinggi dari masing-masing daerah membuat Kabupaten OKU Selatan menjadi daerah penghasil kopi terbesar di Sumatera Selatan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi