Hasil Survei Indikator Tunjukkan Erick Thohir Jadi Cawapres Paling Didukung Jokowi Menurut Warga Jawa Timur


inNalar.com – Burhanuddin Muhtadi selaku Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia memaparkan hasil survei terbaru terkait kemungkinan Erick Thohir menjadi cawapres.

Burhanuddin menyebut jika mayoritas warga Jawa Timur yang ikut survei menganggap jika Erick Thohir sebagai figur yang pas untuk jadi Cawapres di ajang Pilpres nanti.

Pada saat simulasi survei 19 nama dan lima nama cawapres, nama Erick Thohir menjadi yang paling atas disusul dengan Khofifah Indar Parawansa yang ada di rank kedua.

Baca Juga: Inovatif! Mahasiswa Unpad Ciptakan ‘Taborai’, Tablet Pemurni Minyak Jelantah dari Limbah Bonggol Jagung

Selain itu Burhanuddin mengungkapkan jika Erick Thohir dinilai warga Jawa Timur menjadi cawapres yang lebih didukung oleh Jokowi.

“Erick juga dinilai warga Jatim menjadi cawapres yang lebih didukung Jokowi,” ungkapnya saat memaparkan hasil survei bertajuk “Signifikasi NU dan Peta Elektoral Jelang Pemilu 2024 di Jawa Timur”.

Pada simulasi awal melibatkan sembilan nama dan enam kandidat yang lebih didukung Jokowi, menunjukkan Erick memperoleh 19,9 persen dan 24,7 persen.

Baca Juga: Rampung 82 Persen, Proyek RDMP Kilang Minyak Balikpapan di Kalimantan Timur Bakal Selesai 2024

Hasil tersebut membuat Erick unggul cukup jauh dibandingkan Khofifah yang hanya memperoleh 16,7 persen dan 18 persen.

Burhanuddin turut menyampaikan jika Erick disebut sebagai figur yang cocok untuk dampingi Ganjar maupun Prabowo menurut mayoritas warga NU.

Ketika simulasi 10 nama cawapres Ganjar, ternyata hasil survei menunjukkan Erick berada di rank pertama dengan memperoleh 20,1 persen unggul dari Khofifah dengan 18,5 persen dan Ridwan Kamil yang peroleh 13,5 persen saja.

Baca Juga: Hewan Ini Punya Kekuatan Super! Ini 10 Fakta Mengejutkan dari Semut yang Jarang Diketahui, Apa Saja?

Saat simulasi cawapres Prabowo, ternyata hasil surveinya menunjukkan nama Erick sebagai yang teratas.

“Simulasi sama untuk cawapres Prabowo, lagi-lagi Erick juga meraih suara terbanyak dengan 22,7 persen, unggul dari Khofifah dengan 20,6 persen dan Gibran dengan 9,7 persen,” ucap Burhanuddin saat menjelaskan.

Menurut penuturan Burhanuddin, nama Erick dan Khofifah menjadi yang paling banyak raih dukungan dari warga NU, yakni sebesar 23 persen sedangkan 26 persen memilih kandidat lainnya.

Baca Juga: Studi: Anak dari Orang Tua yang Konsumsi Alkohol Lebih Besar Kemungkinannya Akan Menikah Muda

Burhanuddin mengatakan jika wilayah Jawa Timur menjadi provinsi di Pulau Jawa dengan potensi memilih 16 persen, oleh karena itu daerah ini punya daya tarik yang tinggi jelang pemilu.

Jika melihat catatan masa lalu di Pilpres sejak 2004 sampai 2019, diketahui jika pemenang Pilpres merupakan pasangan yang unggul di Jawa Timur.

“Artinya Jatim merupakan salah satu kunci kemenangan dalam Pilpres, untuk memenangkan Pilpres, tidak bisa tidak, pasangan calon dan timnya harus memperhitungkan Jatim sebagai salah satu prioritas,” tutur Burhanuddin.

Baca Juga: Luasnya 4,2 km2, Bandara Internasional di Sumatera Barat Ini Jadi yang Utama se-Provinsi, Menggantikan…

Lebih lanjut, Burhanuddin juga menjelaskan jika perilaku pemilu di Jatim tidak terlepas dari basis Nahdlatul Ulama atau NU. Hal ini dikarenakan 80 persen masyarakat di Jatim merasa dekat atau menjadi bagian dari NU.

“Meski seringkali NU tidak secara resmi mendukung salah satu pasangan, namun warga membaca keberpihakan para kyai NU dan menjadikannya salah satu pertimbangan dalam memilih,” ujarnya.

Apabila dilakukan penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling, jumlah sampel warga Jatim yang punya hak pilih sejumlah 1.810 orang.

Melalui asumsi metode sampling random sampling, ukuran sampel sejumlah 1.810 responden mempunyai toleransi kesalahan sekitar 2,4 persen pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Burhanuddin mengatakan jika quality control pada hasil wawancara responden secara tatap muka dilakukan secara random sebesar 20 persen dari total sampel. Selama quality control tidak ditemukan kesalahan yang berarti. *** 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]