

inNalar.com – Berikut hasil final leg 2 Piala Presiden 2022, Borneo FC ditahan imbang Arema FC.
Pertandingan final Leg 2 Piala Presiden, Borneo FC vs Arema FC harus berakhir dengan skor kacamata.
Hasil imbang ini membuat Singo Edan resmi jadi juara Piala Presiden 2022 sekaligus mempertahankan gelar.
Baca Juga: Ivana Trump Meninggal karena Benturan Benda Tumpul, Cek Profil Ivana Trump Mantan Istri Donald Trump
Kebuntuan yang dialami pemain, membuat skuad Borneo FC ditahan imbang Arema FC. Meskipun Pesut Etam sudah tampil maksimal.
Kedua tim saling menunjukkan agresivitas permainan secara menit – menit awal. Arema Nampak menumpuk pemain di lini tengah.
Peluang pertama hadir di menit 11, Leo Guntara melakukan akselerasi dari sisi kiri penyerangan Borneo FC, melepaskan umpan ke Lilipaly namun sepakannya masih melenceng.
Baca Juga: Gus Baha Terbaru 2022: Jatah Rezeki Setiap Orang Ternyata Mempengaruhi Cepat Lambatnya Kematian
Dua menit berselang giliran Hendro Siswanto melepaskan tendangan dari luar kotak penalti, namun masih jauh dari gawang Maringa.
Berselang dua menit, giliran Arema FC mengancam melalui tendangan bebas Rizky Dwi namun masih bisa diamankan kiper Borneo FC, Angga Saputro.
Berlanjut di menit ke – 23, Kei Hirose melakukan tendangan memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas pemain Borneo FC, namun tendangannya masih tipis di samping gawang Arema FC.
Enam menit berselang gentian Bustos yang mencoba tendangan spekulasi namun masih tidak akurat.
Menit 40, tendangan bebas Lilipaly disundul Agung Prasetyo, namun masih bisa diamankan oleh Maringa.
Satu menit berselang Bustos mendapat peluang emas usai kiper Arema FC keluar dari posisinya dan gawang kosong. Namun bola cungkilannya masih bisa diamankan Alfarizi.
Memasuki babak kedua Arema FC melakukan pergantian beberapa pemain dan lebih menunggu di area pertahanan.
Borneo FC tampak benar – benar kesulitan untuk membongkar pertahanan berlapis yang diterapkan Arema FC.
Akselerasi Bustos di menit ke – 55 membuatnya mampu memberi umpan di dalam kotak penalti, hanya saja mampu diredam Renshi Yamaguchi.
Peluang emas justru didapatkan Arema FC menit 62, melalui serangan balik Abel Camara memberi umpan kepada Rafli yang bebas namun tendangannya justru melambung tinggi.
Pada menit 75, Lilipaly melepaskan tendangan bebas yang disundul tipis oleh Sihran namun bolanya pun masih tipis dari sisi kanan gawang Arema FC.
Berlanjut di menit 86, Sihran memperoleh peluang sundulan hasil sepak pojok Lilipaly namun masih belum bisa menjebol gawang Arema FC.
Saat tambahan waktu babak kedua sebanyak 8 menit berlangsung, Borneo FC juga tidak kunjung mendapatkan gol meskipun ada dua peluang.
Peluang di menit 98 dari Agung yang melepaskan tendangan sambal terjatuh tapi tendangannya masih melenceng.
Semenit berselang Pato akhirnya mendapat ruang untuk melepas tendangan, namun hasil tendangannya sangat jauh dari sasaran.
Hingga peluit akhir dibunyikan skor imbang tanpa gol tidak berubah dan membuat Arema FC menjadi juara setelah unggul agregat gol di leg pertama.***