Harta Kekayaan Gibran Rakabuming Raka Naik 7,6 Persen, Aset Tanah Tembus Rp17,4 Miliar Lebih


inNalar.com
– Setelah meraih kemenangan dalam Pemilu 2024, Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik sebagai Wakil Presiden Indonesia mendampingi Prabowo Subianto.

Anak Presiden Joko Widodo ini menorehkan namanya dalam sejarah sebagai Wakil Presiden termuda yang pernah menjabat.

Sebelum menjadi bagian dari struktur pemerintahan nasional, ia lebih dulu dikenal sebagai pengusaha muda dan Wali Kota Surakarta.

Baca Juga: Disorot Netizen! Kepala Daerah Terkaya Sherly Tjoanda Ramai Dijodohkan dengan Dedi Mulyadi, Segini Total Kekayannya

Posisi Gibran sebagai figur publik sekaligus putra sulung Presiden ke-7 RI membuat berbagai aspek kehidupannya menjadi sorotan, termasuk laporan harta kekayaannya.

Menurut laporan LHKPN yang dikutip inNalar.com pada Rabu, 6 Agustus 2025, kekayaan Gibran tercatat mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen.

Kenaikan tersebut terjadi setelah ia menjabat sebagai Wakil Presiden, meskipun jumlahnya masih relatif wajar.

Baca Juga: Naik Rp10 Miliar dalam Setahun, Pramono Anung Masuk Daftar Kepala Daerah Terkaya di Indonesia

Pada saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, total kekayaannya tercatat sebesar Rp25,57 miliar.

Sementara itu, ketika sudah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia Kekayaannya naik menjadi lebih dari Rp27,5 miliar.

Kenaikan tersebut setara dengan penambahan sekitar Rp1,94 miliar atau sekitar 7,6 persen dari total harta kekayaan sebelumnya.

Baca Juga: Viral Korban Kelas Akademi Crypto Timothy Ronald, Rugi Hingga Puluhan Miliar

Data tersebut menunjukkan adanya kenaikan harta kekayaan, namun dalam jumlah yang tidak terlalu besar.

Yang menarik dari laporan harta kekayaan Gibran adalah sebagian besar kenaikannya berasal dari kas dan setara kas.

Sebelum menjabat sebagai Wapres, jumlah kas yang dilaporkan Gibran tercatat sebesar Rp2,09 miliar.

Setelah menjabat, angkanya melonjak menjadi Rp3,93 miliar. Artinya, tabungan dalam bentuk kas yang dilaporkan mengalami peningkatan sekitar Rp1,84 miliar atau hampir 88 persen.

Sementara itu, jika dilihat dari komposisi kekayaan secara keseluruhan, tanah dan bangunan tetap menjadi aset terbesar milik Gibran.

Nilainya hanya naik sedikit, dari Rp17,3 miliar menjadi Rp17,4 miliar.

Seluruh aset tersebut tercatat berada di wilayah Surakarta dan Sragen, tanpa adanya tambahan properti baru selama masa transisi dari kepala daerah menjadi pejabat pusat.

Menarik, nilai aset kendaraan yang ia laporkan justru menurun. Nilai kendaraan yang sebelumnya tercatat sebesar Rp332 juta turun menjadi Rp312 juta.

Tidak ada penambahan kendaraan dalam laporan terbarunya. Gibran masih mencantumkan mobil-mobil lama seperti Toyota Avanza keluaran 2012 dan 2016, Isuzu Panther, serta Daihatsu Grand Max.

Untuk kendaraan roda dua, ia melaporkan kepemilikan Honda Scoopy tahun 2015 dan motor klasik Honda CB-125 keluaran 1974.

Yang cukup menonjol dalam laporan LHKPN tersebut adalah tidak adanya utang yang di laporkan.

Ini artinya, semua aset yang ia miliki diperoleh dari hasil sendiri tanpa beban pembiayaan atau cicilan.

Sebagai anak Mantan Presiden yang menjadi Wakil Presiden termuda dalam sejarah Indonesia, posisi Gibran tentu saja selalu menjadi sorotan.

Akibatnya, laporan harta kekayaan Gibran Rakabuming Raka turut menjadi bagian yang banyak diamati oleh publik.

Namun sejauh ini, data menunjukkan bahwa laporan kekayaannya tetap konsisten tanpa ada peningkatan yang besar.

(Titah Arkanul Ummami)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]