Harta Benda Hanyalah Titipan Sementara, Gus Iqdam: Lakukan Ini Insyaallah Hidupmu Tentram!

InNalar.com – Harta benda merupakan salah satu tujuan manusia itu bekerja. Gus Iqdam menyatakan bahwa harta benda atau (rejeki) itu mudah dicari.

Semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara, namun seringkali manusia luput bahwa sifat sementara itu hanya ada di dunia. Kata Gus Iqdam asalkan semua manusia mudah dan ikhlas dalam menjalani hidupnya.

Namun, seringkali ketika kita menjalani kehidupan kita sering ditimpa karma buruk yang selalu menghantui.

Baca Juga: Stop Overthinking! Gus Iqdam: Jangan Sampai Punya Penyakit Pikiran, Diniati…

Gus Iqdam pun membenarkan apabila dalam kehidupan manusia terdapat karma.

Karma ini merupakan efek timbal balik manusia ketika melakukan sesuatu, Gus Iqdam menyarankan agar manusia selalu berhati-hati.

Contohnya sering mendapat kesialan, “Bisa jadi hal tersebut mendapat karma karena telah menyakiti atau bahkan membuat salah tanpa disengaja kepada orang lain.” kata Gus Iqdam.

Baca Juga: Hutang Lunas, Rezeki Mengalir Deras, Gus Iqdam Bagikan Amalan Pelancar Rezeki: Sanadnya dari Waliyullah

Manusia sejatinya makhluk tempatnya salah dan lupa. Bisa jadi kita lupa ketika melakukan kesalahan. Gus Iqdam pun memberikan nasihat agar terus bersilaturahim.

“Insyaallah untuk memutuskan karma buruk itu tadi adalah dengan bersilaturahim kepada yang bersangkutan untuk meminta maaf” terang Gus Iqdam dalam video yang dibagikan akun youtube @amar kridha.

Silaturahim adalah salah satu perilaku yang dapat memberikan berkah kepada kita semua. Seperti yang dilakukan Gus Iqdam secara rutin dalam menjalankan silaturahim.

Baca Juga: Usai Dikabarkan Dibentak Petugas di Bandara Soekarno Hatta, Gus Iqdam Kedatangan Kepala Imigrasi

Pengajian rutin yang dilakukan di Pondok Sabilu Taubah merupakan contoh nyata silaturahim yang dilakukan Gus Iqdam terhadap para jamaah pengajian.

Selain menambah teman baru, merekatkan silaturahim juga memperat kekeluargaan serta mengesampingkan harta benda yang kita miliki.

“Allah akan memberi rohmat dan kasih sayang kepada hamba-Nya apabila pernah berbuat dholim kepada harta sanak saudaranya” jelas Gus Iqdam.

“Namun, orang tersebut berani datang untuk silaturahim dan meminta maaf secara langsung sebelum ajal menjemputnya” tutur Gus Iqdam.

Maksud dari pernyataan Gus Iqdam tersebut adalah obat bagi orang yang pernah melakukan salah yang tanpa disengaja adalah silaturahim.

Hal itu karena, terkadang kita lupa pernah melakukan salah terhadap seseorang namun tiba teringat kejadian, segeralah silaturahim dan meminta maaf kepada yang bersangkutan.

Hal itu dimaksudkan untuk menjauhkan kita terhadap karma buruk yang akan selalu membebani pikiran, jelas Gus Iqdam.

Baca Juga: Amalkan Ini 1 Kali Saja! Kata Gus Iqdam, Allah Jamin Rezeki Uang Bakal Ngebul Setiap Hari dan Anti Miskin

“Sekarang  saya merasa kok hidup saya tidak enak, tidak nyaman, serta tidak tentram, apa karena saya pernah bersalah terhadap seseorang sehingga mengakibatkan pikiran berlebih” ucap Gus Iqdam.

Oleh karena itu silaturahim menjadi obat dari segala kesalahan yang pernah kita buat tanpa disengaja kepada orang lain.

“Itulah pentingnya silaturahim kepada sesama manusia.” pungkas Gus Iqdam.***

Rekomendasi