Hari Kartini 21 April 2022, Ini Tokoh Emansipiasi Wanita Selain Raden Ajeng Kartini atau RA Kartini


inNalar.com
– Hari Kartini 21 April 2022 bisa diperingati dengan menyimak kisah-kisah sosok inspiratif dari daerah masing-masing yang juga memiliki semangat memperjuangkan emansipasi wanita yang sama.

Dengan begitu pemahaman atau pemaknaan terhadap peringatan yang berulang setiap tahun ini tidak hanya sekedar seremonial saja, namun lebih kontekstual dan mengena pada jiwa generasi muda saat ini.

Peringatan Hari Kartini 21 April 2022 di Sumatera Barat nantinya bisa misalnya dengan menyimak kisah sosok Pahlawan Nasional Rohana Kudus, tokoh emansipasi wanita asal ranah Minang yang sukses membangun lembaga pendidikan khusus perempuan.

Baca Juga: Bayi Umur 5 Bulan Jadi Korban Tembakan Gas Air Mata dalam Demo Tolak Kenaikan Harga BBM dan Sembako di Ternate

Seperti diketahui dari sejarah di mana kondisi saat itu bahwa pendidikan untuk kaum perempuan sangat sulit, tradisi yang berlaku menekankan bagi kaum wanita hanya sedikit belajar karena sehingga wawasannya sempit.

Dewi Sartika dari Jawa Barat juga tidak kalah tinggi nilai perjuangannya membela hak perempuan, walaupun dirinya seorang bangsawan di Tanah Pasundan saat itu namun tetap peduli dengan nasib wanita.

Tokoh-tokoh wanita seperti RA Kartini dari Jawa Tengah, Rohana Kudus Sumatra Barat, dan Dewi Sartika Jawa Barat menunjukkan semangat bahwa perempuan juga merupakan pondasi utama bangsa dan negara yang harus berilmu dan berwawasan luas.

Baca Juga: Anak Digorok dan Ditusuk Ibunya Gegara Bangunin Sahur Hoax, Polisi Tangkap Penyebar Video

Dengan begitu wanita juga bisa mendidik generasi masa depan Indonesia maupun berkarir sesuai dengan bidang yang dikuasainya, tanpa harus melupakan atau mengorbankan anak dan keluarganya yang juga termasuk dari pelanjut estafet perjuangan.

Dikutip inNalar.com dari artikel Portal Purwokerto berjudul “3 Tokoh Emansipasi Wanita dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Sumatera Barat, Siapa Saja?” pada Senin, 18 April 2022 kisah Dewi Sartika mirip dengan Kartini.

Seperti RA Kartini, ia juga berjasa membangun sekolah wanita yang bernama Sekolah Istri di Pendopo Kabupaten Bandung pada tahun 1904.

Baca Juga: Ini yang Mendasari Ratna Sarumpaet Sebarkan Berita Bohong pada 2018, Faktanya Mencengangkan

Baik Dewi Sartika dan Kartini, keduanya adalah sosok bangsawan yang peduli dengan nasib para perempuan di tanah airnya.

Jika RA Kartini adalah dari Jawa Tengah sebab ia lahir dan besar di kalangan bangsawan Rembang, dan Dewi Sartika adalah tokoh emansipasi wanita dari Jawa Barat, seorang tokoh emansipasi wanita lainnya ada di Sumatera Barat.

Rohana Kudus merupakan tokoh pahlawan nasional yang memperjuangkan pendidikan bagi para perempuan di masanya.

Baca Juga: Jokowi Hadiri Peringatan 20 Tahun Gerakan Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme, Ini Pesannya

Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2019 lalu oleh Presiden Joko Widodo yang menjadi kebanggaan warga Sumatera Barat.

Seperti kedua tokoh emansipasi wanita tersebut, Rohana Kudus mendirikan Sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang pada tahun 1911.

Dalam sekolah-sekolah tersebut, para perempuan pribumi diajarkan baca tulis, mengelola keuangan, pendidikan agama, budi pekerti, dan bahasa Belanda.

Baca Juga: Begini Cara Membuat SKCK Secara Online via Link skck.polri.go.id, Simak Langkah-langkahnya di sini

Itulah tokoh emansipasi wanita dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat.***(Hening Prihatini/Portal Purwokerto)

Rekomendasi