Hari Bidan Nasional 2022, Mengulas Profesi Bidan, Tanggung Jawabnya, dan Sejarahnya

inNalar.com – Tepat 24 Juni, Indonesia merayakan Hari Bidan Nasional. Sudah lama, profesi bidan tidak asing lagi karena banyak membantu masyarakat dapat proses melahirkan anak.

Lantas apa itu bidan dan bagaimana tema peringatan Hari Bidan Nasional 2022 serta sejarah dari Hari Bidan Nasional? Cek info lengkapnya di sini.

Tema Hari Bidan Nasional 2022

Mengutip dari laman resmi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Bidan adalah perempuan lulusan dari pendidikan bidan serta diakui oleh pemerintah dan organisasi profesi wilayah Negara Republik Indonesia.

Seorang bidan adalah orang yang telah memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk diregister, sertifikasi, dan atau secara salah mendapat lisensi untuk perjalanan praktik kebidanan.

Baca Juga: Inilah 10 Twibbon Idul Adha 2022 yang Cocok untuk Story di Media Sosial, Desainnya Menarik dan Kekinian

Bersamaan dengan peringatan hari lahir IBI ke-71, Hari Bidan Nasional 2022 yang jatuh pada Jumat (24/6/2022) mengangkat tema “Perjuangan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju”.

Tanggung Jawab Seorang Bidan

Sebagai tenaga professional dalam dunia kesehatan, bidan mempunyai tanggung jawab dan akuntabel dalam dunia kesehatan. Berikut informasinya.

1. Memberikan dukungan, asuhan, dan nasehat selama masa kehamilan wanita, masa persalinan dan masa nifas
2. Memfasilitasi dan memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri
3. Memberikan asuhan kepada bayi. Asuhan ini mencakup upaya pencegahan, promosi persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, dan akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai, serta melaksanakan tindakan kegawat-daruratan
4. Mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak hanya kepada perempuan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat
5. Memberikan konseling dengan kegiatan mencakup pendidikan antenatal dan persiapan menjadi orang tua serta dapat meluas pada kesehatan perempuan, kesehatan seksual atau kesehatan reproduksi dan asuhan anak.

Baca Juga: Materi Khutbah Jumat Singkat Pekan Ini Inspiratif dan Penuh Motivasi, Tema: Zuhud Cegah Eksploitasi Alam

Sejarah Hari Bidan Nasional

Dikutip dari laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat (Promkes) Kementerian Kesehatan (Kemkes), peringatan Hari Bidan Nasional jatuh pada Rabu (24/6/2022). Tanggal 24 Juni bertepatan dengan lahirnya IBI.

Melansir dari laman resmi IBI, pada tahun 1951, IBI dikukuhkan melalui konferensi bidan pertama yang diselenggarakan di Jakarta, 24 Juni 1951. Konferensi tersebut diprakarsai oleh bidan-bidan senior yang berdomisili di Jakarta. Konferensi bidan pertama ini menghasilkan pendirian sebuah organisasi profesi bernama IBI.

Organisasi IBI ini dibuat dengan bentuk kesatuan, bersifat nasional, berazaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Melalui konferensi IBI tersebut, pertama kali juga dirumuskan tujuan IBI, antara lain:

Baca Juga: BMKG Prediksi Gelombang Sangat Tinggi di Perairan Selatan Jawa Hari Ini, Penyebabnya Pola Angin

1. Menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan serta kaum wanita pada umumnya, dalam rangka memperkokoh persatuan bangsa.
2.Membina pengetahuan dan keterampilan anggota dalam profesi kebidanan, khususnya dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta kesejahteraan keluarga.
3. Membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, terutama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
4. Meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat.

“Dengan landasan dan arah tersebut, dari tahun ke tahun IBI terus berkembang dengan hasil-hasil perjuangannya yang semakin nyata dan telah dapat dirasakan manfaatnya baik oleh masyarakat maupun pemerintah sendiri,” demikian keterangan IBI melalui laman resminya, yang dikutip inNalar.com, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Perayaan Hari Raya Idul Adha 2022 Diprediksi akan Berbeda, Kenapa?

Untuk lingkup nasional, IBI telah diakui sebagai organisasi berbadan hukum yang sah dan terdaftar dalam Lembaga Negara nomor: J.A.5/92/7 Tahun 1954 tanggal 15 Oktober 1954 (Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia). Adapun pengakuan tersebut resmi dikukuhkan setelah tiga tahun konferensi IDI Pertama.

Selain pengakuan pada tingkat nasional, pada tahun 1956 IBI diterima sebagai anggota ICM (International Confederation of Midwives). Sejak saat itu, IBI selalu aktif mengikuti kegiatan organisasi kongres ICM ataupun kongres ICM Regional Asia Pasific (Aspac).

Itulah informasi terkait Hari Bidan Nasional 2022 lengkap dengan sejarah dan arti profesi bidan itu sendiri. Selamat Hari Bidan Nasional 2022 bagi para Bidan seluruh Indonesia!***

Rekomendasi