

inNalar.com – Hari Ayah Nasional 12 Novemver tahun ini jatuh pada hari Sabtu besok sedangkan tanggal 19 Juni sebagai peringatan Hari Ayah Internasional.
Banyak caranya yang bisa dilakukan untuk turut merayakan Hari Ayah Nasional pada 12 November.
Ketahui sejarah dan tujuan peringatan Hari Ayah Nasional setiap tanggal 12 November yang rutin dilakukan tiap tahunnya dalam artikel ini.
Siapapun bisa tahu sejarah dan cara merayakan atau memperingati Hari Ayah Nasional tanggal 12 November.
Momen Hari Ayah Nasional yang jatuh pada 12 November bisa dipakai untuk kita menunjukan rasa kasih sayang, hormat, dan terima kasih yang bisa kita lakukan.
Menunjukkan kepedulian kita terhadap sosok seorang Ayah bisa juga membangun ikatan antara Ayah dan anak adalah hal baik.
Bagi seorang anak perempuan Ayah adalah cinta pertamanya terhadap sosok lelaki dan mungkin bisa jadi tolak ukur untuk calon suaminya kelak sudah dewasa.
Sejarah Hari Ayah Nasional
Dilansir situs Kemdikbud, Pencetus Hari Ayah diprakarsai oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) Paguyuban lintas agama dan budaya saat membuat sayembara menulis ketika Hari Ibu di tahun 2014.
Saat proses menulis sayembara tersebut para peserta yang ikut terlibat dalam acara tersebut menanyakan kapan sayembara Hari Ayah diperingati.
Kemudian PPIP mencari tahu dan menggelar deklarasikan Hari Ayah Nasional untuk diperingati di Indonesia.
Pada tanggal 12 November yang sama dengan bertepatan peringatan Hari Kesehatan Nasional lalu ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.
Peringatan Hari Ayah di Indonesia baru ada sejak tahun 2016 saat penetapan peringatan Hari Ayah Nasional ditetapkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering di panggil akrab (SBY).
Di Indonesia Hari Ayah dirayakan setiap tanggal 12 November dan bukan hari libur umum. Pertama kali dinyatakan pada tahun 2006 di Balai Kota Solo.
Dengan dihadiri oleh ratusan orang dari berbagai kelompok masyarakat, salah satunya orang-orang dari komunitas komunikasi antar agama.
Cara Memperingati Hari Ayah
Ada berbagai cara bisa dilakukan untuk memperingati Hari Ayah. Diantaranya sebagai berikut:
1. Memberi ucapan
Memberi ucapan selamat, ucapan terima kasih, atau bisa juga memberi kata-kata baik dan sikap kepedulian kita terhadap sosok Ayah. Melalui pesan singkat, surat dengan tulisan yang menyentuh atau memberi kabar Bahagia.
2. Memberi hadiah
Bisa dengan cara ini juga menjadi alternatif untuk ikut memperingatinya. Memberi kado dan hadiah yang bisa Ayah kita tercinta. Yang bisa berguna, barang kesukaannya atau sesuatu yang Ayah kita inginkan.
3. Mengajak jalan-jalan dan mentraktir
Hal satu ini juga bisa kita jadikan sebagai ‘Quality Time’ bersama Ayah kita mengajak Ayah untuk bernostalgia ketika kita masih kecil. Makan bersama dan mengunjungi tempat-tempat favoritnya.
Demikian sejarah singkat Hari Ayah dan cara memperingatinya, momen yang paling bahagia bila bisa dirayakan dengan orang-orang tercinta kita baik itu Ayah dan Ibu serta anggota keluarga lainnya.***