

inNalar.com – Jika berkunjung ke restoran ternama atau mewah, pasti selalu menemukan porsi makanan yang sedikit.
Jangan kaget jika memeblii dengan harga yang mahal namun mendapatkan menu lezat namun porsi makanan sedikit.
Hal itu terjadi karena restoran tersebut pasti memiliki sebuah alasan tersendiri. Bukan karena restoran yang pelit ya.
Berdasarkan sumber terpercaya, kebiasaan ini berawal dari sebuah negara di Benua Eropa, yakni Perancis pada abad ke-20 yang mana ditemukan sebuah ide dengan nama bahasa Perancis yang berartikan makanan mewah.
Jika dihindangkan dengan porsi yang sedikit, maka kita akan lebih menghargai sebuah cita rasa suatu makanan yang lezat.
Lalu restoran mewah selalu berusaha untuk menjadi lebih berbeda dari yang lainnya. Dari segi harga, alat makan yang mahal, menu, bahkan kreasi hidangannya.
Baca Juga: Habiskan Dana APBD 1 Triliun, Masjid Al-Jabbar di Jawa Barat Menjadi Bangunan Termegah di Bandung
Jadi menu disetiap restoran memiliki porsi kecil karena ingin memberikan cita rasa yang lebih mengesankan pada konsumen.
Kebanyakn restoran mewah memiliki menu hidangan lebih dari 3 hingga 6 dan setiap bahan menunya berasal dari tempat yang tidak biasa.
Bahan makanan sendiri dijaga dengan baik kualitasnya jad tak herann jika harganya dua kali lipat lebih mahal dari warung biasa.
Baca Juga: Satu-satunya di Indonesia! Kalimantan Timur Dijuluki Wilayah Penghasil Emas Hijau Terbesar di Dunia?
Ini pasti lebih logis jika memesan banyak sebuah menu dengan hodangan porsi yang banyak seperti biasa, kita akan merasa puas lebih cepat.
Namun rasanya sangat berbeda jika menu tersebut dihidangkan dengan porsi yang sedikit, terlihat lebih elegan dan nikmat dengan suasana edisi terbatas.
Karena dengan hak tersebut, kita akan lebih menghargai suatu hal yang langka dan ekslusis.
Selain itu, para koki restoran mahal tidak hanya sekedar memasak, tapi mereka memasak dengan penuh kreasi karya seni yang bisa makan.
Sehingga hiasan hidangan di setiap restoran mahal sangat mewah dan mengunggah selera. ***(Fildatul Hammi)