Haram Puasa, Ini Amalan di Hari Tasyrik yang Dianjurkan

inNalar.com – Hari Tasyrik berasal dari kata tasyriq dalam bahasa Arab yang berarti perbuatan menghadap ke arah matahari terbit, yaitu ke timur. Secara umum, hari Tasyrik merujuk pada tiga hari setelah hari raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Namun, ada perbedaan pendapat mengenai jumlah hari Tasyrik. Sebagian ulama berpendapat bahwa hari Tasyrik terdiri dari dua hari, sedangkan sebagian lagi berpendapat hari Tasyrik terdiri dar tiga hari.

Walaupun begitu, hari Tasyrik tetaplah menjadi hari yang dianjurkan untuk beramal. Amalan di hari tasyrik agak berbeda dengan amalan menjelang hari- hari raya Islam pada umumnya. Di hari Tasyrik, umat muslim tidak diperkenankan untuk berpuasa.

Baca Juga: Hikmah Gus Baha Terbaru 2022 Terkait Musim Haji Sudah Berlalu, Lakukan Ini Bagi yang Belum Bisa ke Tanah Suci

Lantas apa saja amalan-amalan di hari Tasyrik yang dianjurkan? Berikut daftar amalan di hari Tasyrik yang telah inNalar rangkum dari laman NU Online.

1. Banyak Membaca Takbir

Amalan di hari Tasyrik yang pertama adalah banyak membaca takbir. Berakhirnya perayaan Idul Adha pada 10 Dzulhijjah tidak lantas membuat bacaan takbir yang kita kumandangkan tidak berpahala.

Banyak ulama yang berpendapat bahwa bertakbir pada hari Tasyrik adalah amalan yang sangat dianjurkan. Salah satunya adalah Abu Hanifah, yang pendapatnya diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani berikut ini.

وكان أبو حنيفة يذهب بالتشريق في هذا إلى التكبير في دبر الصلاة

Artinya: Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa amal pada Hari Tasyrik adalah takbir setelah shalat. (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/525).

Baca Juga: Sule Resmi Digugat Cerai Nathalie Holscher, Nenek Nathalie: Kalau Saya Kecewa, tapi…

Menurut Mahlab, bertakbir saat hari Tasyrik adalah ibadah yang utama, bahkan lebih utama dari shalat sunnah. Berikut pendapatnya yang diriwayatkan oleh Ibnu Bathal.

وقال المهلب العمل فى أيام التشريق هو التكبير المسنون، وهو أفضل من صلاة النافلة

Artinya: ”Al-Muhallib mengatakan, “Amal pada Hari Tasyrik adalah pembacaan takbir yang disunnahkan. Itu (takbiran) lebih utama dari shalat sunnah.”’ (Ibnu Bathal, Syarhu Shahihil Bukhari libni Bathal, [Riyadh, Maktabatur Rusyd: tanpa tahun], juz II, halaman 561).

2. Memperbanyak Tahmid dan Tahlil

Selain takbir, membaca tahmid dan tahlil juga merupakan amalan yang dianjurkan di hari Tasyrik. Anjuran tersebut telah tercantum dalam hadist berikut.

وقد وقع في رواية بن عمر من الزيادة في آخره فَأَكْثِرُوْا فِيْهِنَّ مِنَ التَّهْلِيْلِ وَالتَّحْمِيْدِ وَالتَّكْبِيْرِ

Artinya: “Pada riwayat Ibnu Umar ada tambahan kalimat di akhir, ‘Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/529).

Baca Juga: Kecewa Tak Lolos SBMPTN 2022, Lakukan 5 Hal Ini agar Tak Depresi

3. Beragam Amalan Lain Selain Puasa

Puasa tidak termasuk dalam amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik. Namun, menurut Al Asqalani yang mengutip pendapat Ibnu Abi Jamrah, amalan apapun yang dikerjakan pada hari Tasyrik tetap lebih utama dibandingkan hari-hari biasa. Berikut hadistnya.

وقال بن أبي جمرة الحديث دال على أن العمل في أيام التشريق أفضل من العمل في غيره

Artinya: “Ibnu Abi Jamrah mengatakan, ‘Hadits ini menunjukkan bahwa amal apapun pada Hari Tasyrik lebih utama daripada amal yang sama di luar Hari Tasyrik,’” (Al-Asqalani, 2004 M/1424 H: II/527).

Hadist di atas menunjukkan betapa istimewanya hari Tasrik dibanding hari-hari lainnya sehingga amalan apapun yang dikerjakan pada hari tersebut terhitung lebih baik dan utama dibanding hari lainnya.

Baca Juga: Tips dr Aisah Dahlan untuk Para Istri agar Rumah Tangga Bahagia dan Langgeng, Lakukan Ini saat Suami Pulang

Itulah tadi amalan-amalan yang dianjurkan pada hari Tasyrik. Semoga dengan mengetahui keutamaannya, Anda bisa termotivasi untuk bisa melaksanakannya pada hari Tasyrik tahun ini.***

Rekomendasi