

InNalar.com – Saat berbicara tentang kota modern, tentu orang-orang akan berfikir jika daerah tersebut berada di tengah kota, atau pusat kota.
Namun berbeda dengan satu pemukiman modern ini, sebab daerah yang maju tersebut justru berada di tengah hutan Papua, dan jadi yang pertama di Indonesia.
Nama dari pemukiman modern tersebut adalah Kuala Kencana, yang terletak di Kabupaten Mimika, Kota Timika, Papua.
Jarak Kuala Kencana dari Jayapura, yang merupakan ibukota Papua sendiri berkisar sekitar 290 Km.
Diketahui kota Kuala Kencana ini telah diresmikan oleh Presiden Soeharto dulu, pada tahun 1995.
Sekedar informasi, Kuala memiliki arti sebagai pertemuan dua sungai, sedangkan kencana sendiri memiliki arti emas.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Ungkap Kepribadian Seseorang Berdasarkan Gaya Rambut, Kamu Termasuk yang Mana?
Jika kedua kata tersebut digabungkan, maka kata Kuala Kencana akan memiliki arti wilayah pertemuan dua sungai yang mengandung emas.
Tentu tak heran disebut seperti itu, sebab kota modern pertama di Indonesia ini merupakan hasil dari pengelolaan oleh PT Freeport Indonesia.
PT Freeport Indonesia sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan seperti emas, perak maupun tembaga yang pengelolaannya berada di daerah Papua.
Baca Juga: Joe Biden Kecam Serangan ‘Licik’ Hamas ke Israel: Tidak Ada Pembenaran untuk Terorisme
Melansir dari channel YouTube Jelajah Bumi, distrik modern ini sebenarnya dibangun untuk dijadikan daerah pendukung kegiatan operasional PT Freeport Indonesia.
Diketahui saat ini kota modern pertama di Indonesia ini dihuni kurang lebih sekitar 2000 jiwa, dan dijadikan tempat administrasi dan tempat tinggal karyawan PT Freeport Indonesia.
Jadi dengan begitu, hanya beberapa orang saja yang diijinkan masuk menuju ke kota modern yang berada di papua ini.
Disebut sebagai modern, sebab konsep perumahan yang ada di daerah distrik Kuala Kencana ini berbentuk layaknya pemukiman rumah orang Barat.
Selain itu, kota ini juga merupakan daerah pertama di Indonesia yang menggunakan sistem underground utilities, yang berarti sistem jaringan pipa, saluran, dan kabel yang terpasang semuanya berada di bawah tanah.
Jadi nantinya orang-orang tidak akan bisa melihat tiang, kabel listrik, ataupun pipa yang bergelantung dan berada di atas tanah.
Ditambah, kota modern pertama ini juga memiliki fasilitas-fasilitas pendukung lain yang berada di dalam distriknya.
Fasilitas tersebut seperti lapangan Badminton indoor, lapangan futsal, lapangan sepak bola, kolam renang, hingga lapangan golf pun disediakan.
Tidak lupa pula ada sekolah lokal, sekolah internasional, klinik kesehatan, perbankan, bioskop, alun-alun dan banyak lagi. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi