Hampir Rampung, Bendungan Pamukkulu di Sulawesi Selatan Mampu Mengairi 3.000 Hektar Lahan Pertanian

inNalar.com – Bendungan Pamukkulu dibangun bertujuan untuk menambah suplai air bagi lahan pertanian di Provinsi Sulawesi Selatan.

Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah yang dianggap sebagai lumbung pangan nasional.

Melansir dari Kementerian PUPR, Bendungan Pamukkulu memiliki tipe Concrete Face Rockfill Dam (CFRD) dengan daya tampung mencapai 77 juta m3 dan luas genangan sekitar 460 Ha.

Baca Juga: Penasaran Sumber Kekuatan Palestina, TikToker Non Muslim Ini Ramai-ramai Baca Al Quran, Intip Aksi Nekatnya

Bendungan Pamukkulu nantinya mampu mengairi lahan pertanian seluas 6.188 Ha sehingga diharapkan dapat meningkatkan Indeks Pertanian (IP) menjadi 250 %.

Diketahui, provinsi Sulawesi Selatan masih ada lahan pertanian lebih dari 3.000 hektar maka perlu ditingkatkan produktivitasnya dengan ketersediaan air dari bendungan tersebut.

Selain itu, Bendungan Pamukkulu bisa menyuplai air baku sebanyak 160 liter/ detik dan mengendalikan banjir di Kabupaten Takalar.

Baca Juga: Sempat Dihentikan Tahun 1915, Tradisi Khas Ala Desa Wisata Munggu di Kabupaten Badung Ini Bisa Tolak Bala?

Bahkan, bendungan ini berpotensi sebagai pembangkit listrik tenaga air 4,3 MW.

Bendungan Pamukkulu digarap dengan total anggaran fantastis senilai Rp1,6 triliun lewat 2 paket pekerjaan.

Paket 1 berupa sandaran kanan dan kiri, pengeboran angkur plinth, quarry area.

Baca Juga: Kalahkan Cisumdawu, Terowongan Tol Padang-Pekanbaru Jadi yang Terpanjang dan Tembus Perut Bukit, Panjangnya…

Proyek pada paket 1 dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) – PT Daya Mulia Turangga (KSO) dengan anggaran Rp935,49 M.

Sedangkan paket 2 berupa terowongan inlet, outlet, invert terowongan, crown terowongan, spillway, plinth, intake, dan pemasangan SR.

Untuk proyek 2 dilakukan oleh PT Nindya Karya dengan anggaran yang nilainya sebesar Rp891,93 M.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air memberikan target pembangunan Bendungan Pamukkulu hingga akhir Desember 2023 ini.

Mengutip dari Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Balai BBWS Pompengan Jeneberang, Jaya Sukarno, kemajuan proses pembangunan bendungan Pamukkulu telah mencapai 80%.

Lambatnya proses pembangunan ini dikarenakan memakai pengerukan beton yang berbeda dengan bendungan di Jawa.

Bahkan, proyek bendungan Pamukkulu di Sulawesi Selatan ini juga pernah terhenti karena terkendala masalah pembebasan lahan, namun kini sudah bisa diselesaikan. ***

 

Rekomendasi